Kabar Duka : Kepala Humas BNPB Sutopo Meninggal Dunia

• Sunday, 7 Jul 2019 - 07:47 WIB

JAKARTA – Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Hari ini, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia di Guangzhou, China.

 

Kabar meninggalnya Sutopo tersebut disampaikan Direktorat Pengurangan Risiko Bencana (PRB) BNPB melalui Twitter resminya, Minggu (7/7/2019).

 

"Telah meninggal dunia Bapak @Sutopo_PN , Minggu, 07 July 2019, sekitar pukul 02.00 waktu Guangzhou/pukul 01.00 WIB. Mohon doanya untuk beliau,” tulis Direktorat PRB.

 

Kabar duka juga juga disampaikan sang putra melalui akun media sosial Instagram miliknya. Putra Sutopo, Muhammad Ivanka Rizaldy memohon doa untuk sang ayah.

 

"Innalilahi wainna ilahiroji'un. Semua yang bernyawa hanyalah titipan dari Allah Yang Maha Kuasa. Malam ini telah berpulang ke Rahmatullah seorang pahlawan dan ayahanda tercinta saya, Sutopo Purwo Nugroho saat menjalani pengobatan di Guangzhou, Cina," tulis Ivanka.

 

"Bagi semua sahabat dan keluarga mohon sebesar-besarnya untuk memaafkan semua kesalahan Pak Sutopo sengaja maupun tidak sengaja. Mari mendoakan Almarhum Pak Sutopo agar selalu diterima disisi Nya dan diterima amal ibadahnya. Aamiin. Terimakasih atas semua yang kau berikan Pah, aku kan selalu mendoakan mu," tulisnya kembali.

 

Pertengahan Juni 2019 lalu, Sutopo sempat mengunggah video di akun Instagram pribadinya yang mengabarkan akan bertolak ke Guangzhou, China untuk menjalani pengobatan kanker paru-paru.

 

“Hari ini saya ke Guangzho untuk berobat dari kanker paru yang telah menyebar di banyak tulang dan organ tubuh lali. Kondisinya sangat menyakitkan sekali,” tulis Sutopo, Sabtu 15 Juli 2019.

 

“Saya mohon doa restu kepada kepada semua netizen dan lainnyannya. Jika ada kesalahan mohon dimaafkan. Sekaligus saya dimaafkan atas kesalahan dan dosa. Saya di Guangzho selama 1 bulan. Maaf jik tidak bisa menyampaikan info bencana dengan cepat. Mohon maaf ya,” tulisnya.

 

Seperti diketahui, Sutopo meninggal dunia karena menderita penyakit kanker paru-paru. Dia didiagnosis sejak awal Desember 2017. Dalam perjuangannya melawan penyakit itu, dia masih bertugas mengawal kejadian bencana di Indonesia. 

 

Selamat jalan Pak Topo...