5 Info BMKG yang Dapat Dimanfaatkan Publik

• Tuesday, 9 Jul 2019 - 03:17 WIB

5 Info BMKG yang Jarang Diketahui Publik

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bekerja setiap hari 24 jam, untuk melayani banyak sektor, tidak hanya terkait bencana alam, seperti gempa bumi dan tsunami. Berikut 5 informasi dari BMKG, yang dapat dimanfaatkan umum.

1. Hilal
Di Stasiun Geofisika Yogyakarta, tersedia teropong untuk mengamati hilal. Pengamatan Hilal tak hanya dilakukan setahun sekali saat penentuan 1 Syawal, tetapi setiap bulan. Kepala BMKG Yogyakarta, I Nyoman Sukanta menerangkan, "Sebulan sekali Hilal ada, kalau yang lebaran tiap tahun. Kemudian kita bisa mengetahui waktu dalam Islam, jadi rutin setiap bulan."

2. Konstruksi
Dalam sebuah proyek pembangunan tahan gempa, BMKG dapat melakukan pengukuran awal, terkait karakteristik jenis tanah, koefisien bangunan, dan getaran alami tanah. Dengan begitu, kontraktor dapat menentukan berapa koefisien bangunan tahan gempa. "Untuk pembangunan Bandara Kulonprogo, BMKG terlibat, di sana sudah didesain tahan terhadap magnitude 8,8 SR," jelas Nyoman.

3. Petir
Tak hanya untuk mengetahui adanya awan hujan, data aktivitas petir dapat dipakai masyarakat untuk insiden tersambar petir. Jika sebuah bangunan dalam asuransi disambar petir, maka sebagai bagian dari proses klaim, nasabah dapat meminta data BMKG, untuk membuktikan kebenaran telah terjadi petir.

Selain itu, dugaan kematian setelah seseorang tersambar petir, juga bisa dipastikan oleh rekaman data yang lokasinya akurat.

4. Pertanian
Berhasil atau tidaknya panen ikut ditentukan oleh iklim. Data perubahan iklim sampai peringatan cuaca ekstrem dapat disediakan BMKG, salah satunya melalui Stasiun Klimatologi Mlati - Sleman. Inovasi teknologi pengamatan dapat mendukung akurasi data dan informasi iklim, termasuk untuk para petani.

5. Lintas Sektor
BMKG melayani multi sektor, tak hanya transportasi udara dan laut yang telah umum diketahui, tetapi juga pertahanan keamanan, pertanian kehutanan, pariwisata, lingkungan hidup, perikanan kelautan, geospasial, industri, sampai olahraga.

(*)