Australia dan Indonesia Merayakan Sejarah Balet

• Rabu, 10 Jul 2019 - 00:00 WIB

Para penari balet kelas dunia dari West Australian Ballet, dan penari berbakat dari Indonesian Youth Ensemble tampil di panggung yang sama di Jakarta semalam.

 

Kolaborasi ini merupakan bagian dari pertunjukkan Ballet.id Historia: The Journey of Ballet in Indonesia pada 7 Juli di Gedung Kesenian Jakarta.

 

Historia menyoroti sejarah balet di Indonesia, termasuk hubungan antara balet Australia dan Indonesia. Australian Ballet pertama kali tampil di Indonesia pada tahun 1978, sedangkan West Australian Ballet (WAB) pertama kali tampil di Jakarta 25 tahun lalu pada 1994.

 

Pertunjukkan Historia menampilkan karya baru yang diciptakan oleh koreografer Australia Christopher Hill untuk Indonesia Youth Ensemble. Hill telah menghabiskan waktu seminggu di Indonesia mengembangkan karya ini, berbagi keahliannya sebagai penari dan koreografer dengan generasi berbakat Indonesia dari Ensemble.

 

"Kolaborasi ini adalah contoh lain dari hubungan yang berkembang antara industri kreatif Australia dan Indonesia," kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan.

 

"Pertunjukkan Historia adalah pengingat dari sejarah kita bersama dan peran penting yang dimainkan oleh seni dalam membangun koneksi antara kedua negara kita."

 

Penari solo West Australian Ballet, Dayana Hardy Acuna dan JUan Carlos Osma menampilkan dua karya, termasuk karya terkenal White Swan Pas de Deux dari Swan Lake.

 

Menurut Pendiri dan Direktur Eksekutif Ballet.id, Mariska Febriyani, kolaborasi antara komunitas balet Australia dan Indonesia akan mendukung kualitas balet yang lebih baik di Indonesia.

 

"Ballet.id sangat menghargai kemitraan ini dan percaya hal itu akan membawa kesadaran yang lebih luas bagi masyarakat kita dan menawarkan begitu banyak peluang kreatif bagi generasi muda di kedua negara," katanya.

 

West Australian Ballet memiliki hubungan erat dengan Ballet.id. Pada tahun 2015, mereka berpartisipasi dalam First Indonesian Ballet Gala, pada tahun 2016 mereka melakukan tur keliling jakarta dan mengambil bagian dalam kegiatan untuk membangun keahlian penari dan pengurus balet Indonesia.