70 Persen Pasien Datang Ke RS Pusat Otak Karena Stroke

• Senin, 15 Jul 2019 - 19:45 WIB

Jakarta - Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) menjadi rumah sakit rujukan utama pasien gangguan saraf, terutama stroke. Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), dr Mursyid Bustami, SpS (K), menuturkan dalan sehari, RS PON bisa menangani sekitar 500 pasien

"Seluruh pasien, bukan hanya stroke jadi seluruh kasus neurologi atau sistem persarafan gitu itu kurang lebih dalam satu hari kita menangani 500 pasien setiap hari," katanya saat dijumpai di RS PON, Cawang, Jakarta Timur, Senin (15/7/2019).

dr Mursyid menambahkan, dari 500 pasien yang ditangani di RS PON, 70 persen diantaranya mengidap stroke dari tingkatan ringan sampai berat. Sisanya adalah pasien tumor otak, epilepsi, gangguan saraf, demensia, dan gangguan saraf lainnya.
"Sebagian besar atau lebih dari 80 persen pasien adalah pasien peserta JKN serta sisanya adalah pasien umum atau peserta asuransi. Namun kita tidak membeda-bedakan pelayanannya," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek, mengatakan banyaknya pasien stroke yang datang menjadi kekhawatiran tersendiri. Padahal stroke adalah penyakit yang sesungguhnya mudah dicegah asal menerapkan pola hidup sehat.

"Bayangkan dari 500 sehari yang datang, 70 persen stroke. Tinggi kan. Makanya sekarang yuk ubah perilaku masyarakat kita. Pencegahan itu penting sekali," pungkas Menkes.(ANP)