Jamaah Haji Gelombang II Sudah Kenakan Ihram di Bandara Embarkasi

• Wednesday, 17 Jul 2019 - 10:29 WIB

MAKKAH – Jamaah haji gelombang II diminta sudah mengenakan pakaian ihram sejak berangkat dari bandara di embarkasi masing-masing. Maka itu, Kementerian Agama telah mengeluarkan surat edaran terkait hal tersebut.

 

Hal itu merujuk lokasi miqat jamaah haji Indonesia yang langsung ke Jeddah dan agar mengambil miqat di Yalamlam.

 

Yalamlam sendiri berada sekira 92 kilometer di sebelah tenggara Makkah. Yalamlam adalah titik miqat bagi jamaah haji yang datang dari arah Yaman dan Asia.

 

"Untuk niat (ihram), saat melewati Yalamlam, atau kalau kita hitung 20 menit menjelang mendarat di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah," kata Kepala Daker Bandara Arsyad Hidayat kepada Tim MCH di Kantor Urusan Haji Makkah.

 

Jamaah haji gelombang II mulai diberangkatkan menuju Bandara King Abdul Aziz pada 20 Juli 2019. Setibanya di Jeddah, jamaah akan langsung didorong ke Makkah untuk umrah dan persiapan puncak haji.

 

Jamaah haji Indonesia. (Foto: Okezone)

 

Kondisi ini berbeda dengan jamaah gelombang I yang mendarat di Bandara Madinah. Jamaah yang singgah di Madinah baru mengambil miqat di Dzulhulayfah atau Masjid Bir Ali.

 

Arsyad mengatakan, setelah jamaah haji mengenakan pakaian ihram dari bandara embarkasi dapat mempercepat proses di Bandara Jeddah.

 

Dia menjelaskan, jamaah haji hanya mengenakan pakaian ihram. Sementara niatnya, baru akan dimulai di atas pesawat, di titik Yalamlam. Dengan demikian, larangan ihram baru berlaku sejak di Yalamlam.

 

"Artinya, apabila ada sebagian jamaah yang merasa kedinginan saat take-off, saya rasa tidak ada masalah ketika mereka menggunakan tutup kepala. Kemudian menggunakan jaket, selama mereka belum berniat," tambah dia.