Studio Animasi di Jepang Dibakar, Korban Tewas Jadi 13 Orang

• Thursday, 18 Jul 2019 - 14:52 WIB

KYOTO - Korban tewas akibat kebakaran studio animasi Kyoto Animation, Kamis (18/7/2019) siang, bertambah menjadi setidaknya 10 orang.

 

Studio dibakar oleh pria berusia 41 tahun yang namanya disembunyikan. Warga sempat mendengar ledakan keras sebelum api melalap seluruh bangunan berlantai tiga itu. Selain itu saksi mata melihat pelaku menyiram lokasi dengan cairan sebelum kebakaran terjadi.

 

Para korban itu sebelumnya ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri di lantai dua. Setelah itu kepolisian menyatakan mereka meninggal dunia.

 

Laporan dari pejabat pemadam kebakaran Kyoto bahkan menyebut angka lebih besar, yakni 13 orang tewas, termasuk satu orang yang ditemukan meninggal sebelumnya.

 

"12 orang ditemukan dalam kondisi terserang masalah pernapasan di lantai dasar dan dua," kata pejabat itu, menggunakan istilah yang biasa digunakan di Jepang untuk menandakan korban telah meninggal, namun belum diresmikan melalui sertifikasi kematian.

 

Warga sekitar mendengar ledakan keras sebelum asap putih kehitaman keluar dari jendela-jendela bangunan. Mereka juga melihat beberapa korban dibawa keluar menggunakan tandu dan ditutupi selimut.

 

"Seseorang dengan rambut hangus terbaring dan ada jejak kaki berdarah," kata seorang perempuan 59 tahun, warga sekitar, seperti dikutip dari Kyodo.

 

Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.30 waktu setempat saat kantor itu dipenuhi karyawan. Selain karyawan, studio juga kerap dikunjungi para penggemar animasi. Namun sejauh ini belum ada laporan identitas para korban, apakah ada di antara mereka pengunjung atau tidak.

 

Polisi masih menyelidiki motif penyeragan ini, pelaku, mengalami luka bakar, masih dirawat di rumah sakit.

 

Kyoto Animation atau juga dikenal dengan KyoAni memiliki studio animasi di Kyoto dan Uji yang juga sebagai kantor pusat. Perusahaan ini didirikan pada 1981 dan telah merilis sejumlah cerita animasi dengan menyasar segmen generasi muda.