Panggil Menteri BUMN soal Rangkap Jabatan, KPPU: Rini Urung Datang

• Thursday, 18 Jul 2019 - 16:37 WIB

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) hari ini dijadwalkan bertemu dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno terkait dugaan rangkap jabatan di Garuda Indonesia Group.

 

Sejak pukul 09.00 WIB hingga saat ini Rini Soemarno maupun pegawai Kementerian BUMN belum terlihat di Gedung KPPU. Nampaknya beliau enggan memenuhi panggilan KPPU hari ini.

 

"Beliau urung datang," ujar Komisaris KPPU Guntur Syahputra Saragih di kantornya, Jakarta, Kamis (18/7/2019).

 

Status Rini dalam kasus ini sebagai saksi atas terlapor sedangkan pihak terlapor yaitu jajaran direksi Garuda Indonesia.

 

Pihak terlapor yaitu Direktur Utama Garuda Ari Askhara, Direksi Niaga Garuda Pikri Ilham Kurniansyah, dan Direktur Utama Citilink Juliandra Nurtjahjo. Guntur memastikan, ketiganya tetap diproses meski sudah mengundurkan diri dari jabatannya di Sriwijaya Air.

 

Berdasarkan pernyataan Ari saat diperiksa KPPU, rangkap jabatan tersebut merupakan penugasan dari Kementerian BUMN. Guntur mengisyaratkan KPPU akan fokus pada rangkap jabatan direksi Garuda, bukan Rini.

 

Kendati demikian, Guntur sebelumnya menyatakan, dia enggan menyimpulkan potensi hukuman apabila perintah Menteri BUMN itu keliru. KPPU, kata dia, akan menganalisisnya lebih lanjut.

 

"Tentu itu nanti dianalisis lagi ya, karena kita memperhatikan ada penugasan. Itu masih masuk kajian kami dan kami belum memutuskan," ujarnya di Jakarta, Senin (15/7/2019). (iNews.id)