Katsinov Dorong Kesiapan Inovasi Ke Komersialisasi

• Tuesday, 23 Jul 2019 - 10:58 WIB

Jakarta – Pengukuran dan penetapan tingkat kesiapan inovasi (Klasinov) diperlukan untuk mendorong kesiapan inovasi ke tahap komersialisasi dan mengurangi risiko kegagalan dalam pemanfaatan produk inovasi. Hal tersebut mendasari terbitnya Permenristekdikti No. 29 Tahun 2019 tentang Pengukuran dan Penetapan Tingkat Kesiapan Inovasi.

Karena itu, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menggelar Sosialisasi Permenristekdikti No. 29 Tahun 2019 dan tata cara pengisian Katsinov-meter. Direktur Sistem Inovasi Kemenristekdikti, Ophirtus Sumule menyebutkan sosialisasi tersebut merupakan tindaklanjut rekomendasi Workshop Tindaklanjut Hasil Rakernas Kemenristekdikti Bidang Penguatan Inovasi pada 29 Januari 2019 di Jakarta.

“Tingkat Kesiapan Inovasi merupakan alat bantu (tools) untuk mengukur, menilai dan menetapkan produk inovasi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan proses inovasi atau manajemen inovasi di industri/ institusi/ lembaga,” terang Ophirtus dalam Sosialisasi Permenristekdikti No. 29 Tahun 2019 tentang Pengukuran dan PenetapanTingkat Kesiapan Inovasi dan tata cara pengisian Katsinov-meter pada Selasa (23/4/2019) di Jakarta.

Tingkat kesiapan Inovasi, lanjutnya, akan memberikan informasi kepada manajemen entitas (perusahaan/ institusi/ lembaga) tentang posisinya dan aspek kunci yang diperhitungkan terkait dengan inovasi, sehingga dapat diketahui perkembangan inovasi dan membantu mengimplementasikan inovasi diatas siklus-hidup yang lebih efektif.

Katsinov juga dimaksudkan untuk mengantisipasi langkah inovasi yang lebih cepat atau siklus hidup lebih cepat, misalnya siklus hidup personal computer satu dekade yang lalu adalah 5 tahun, sekarang 3 tahun. Selain itu, Katsinov dilakukan untuk mengantisipasi persaingan pasar yang ketat, misalnya personal computer, digital camera, industri otomotif, smart-phone, dan lain-lain.

Menurut Ophirtus, pengukuran Katsinov dilakukan dengan menggunakan Katsinov-Meter, sebuah perangkat lunak (software) yang menghimpun beberapa pernyataan standar untuk setiap tingkatan dan menampilkan Katsinov yang dicapai secara grafis. 

Katsinov disusun dalam enam tingkat dan tujuh aspek kunci yang masing-masing memiliki indokator capaian Katsinov. Tujuh aspek kunci meliputi teknologi, pasar, organisasi, kemitraan, risiko, manufaktur, dan investasi.

Sementara, enam tingkat Katsinov meliputi Katsinov 1 adalah konsep yaitu prinsip-prinsip ilmiah dasar dari inovasi telah diamati dan dilaporkan dan fungsi kritikal dan/atau karakteristik telah dikonfirmasi melalui eksperimen.

Katsinov 2 adalah komponen yang telah dikembangkan dan divalidasi serta prototipe telah dikembangkan untuk mendemonstrasikan teknologi. Katsinov 3 adalah penyelesaian yaitu  pengembangan teknologi telah diselesaikan dan seluruh fungsi sistem telah terbukti di lapangan.

Katsinov 4 adalah chasm. Pada tingkat ini telah dilakukan tahap awal introduksi hasil inovasi ke pasar. Pada tahap ini terdapat tantangan dan kesulitan apakah produk inovasi bertemu dengan kebutuhan atau permintaan pelanggan ketika pertama kali diintrodusir ke pasar. Katsinov 5 adalah kompetisi yang merupakan fase kematangan pasar, yaitu ketika tercapai suatu kesetimbangan (equillibrium) pasar dengan ketiadaan pertumbuah bermakna atau inovasi.

Terakhir adalah Katsinov 6 yaitu pindah (changeover) atau berhenti (closedown). Pada tahap ini ada penurunan pasar dan penetapan dua pilihan yaitu pindah (change-over) dengan inovasi teknologi ulang, atau berhenti (close- down) dengan melihat inovasi telah usang atau memutuskan untuk keluar.

Pada acara sosialisasi ini, para peserta akan menerima materi tentang organisasi dan tatalaksana pengukuran dan penetapan Katsinov, konsep dan design thinking Katsinov, pemahaman Bussiness Model Canvas (BMC), alat ukur Katsinov, pemahaman indikator dan cara pengukuran, serta praktek pengukuran Katsinov pada produk inovasi. (ANP)