Top Shodo-ka Jepang Tuangkan Karya Menulis Indah

• Wednesday, 24 Jul 2019 - 19:58 WIB

JAKARTA - Menulis indah adalah sesuatu yang sangat baik dalam bidang pendidikan guna membentuk karakter seseorang ke arah yang lebih positif. Itulah pola pikir sensei Suika Terayama, Top Shodo-ka Jepang saat ini,  akan melakukan performance membuat Shodo pada kanvas yang besar nantinya di acara ini. Demikian pula disampaikan Informasi beasiswa ke Jepang, study ke Jepang, bekerja di Jepang juga akan didiskusikan bersama.
 
Bagi Info Beasiswa Terlengkap ke Jepang, Pandan College Hadirkan Top Shodoka Sensei
 
Informasi terlengkap untuk dapat beasiswa ke Jepang akan disampaikan dalam acara Seminar Top Shodoka Jepang Suika Terayama dan Konsultasi Study ke Jepang hari Sabtu 27 Juli 2019 di Hotel Prime Plaza Sanur Hotel di samping Grand bali Beach Sanur Hotel.
 
“Informasi beasiswa kami terlengkap akan disampaikan pada acara seminar tersebut sekaligus sensei terbaik untuk Shodo di jepang saat ini, sensei Suika Terayama akan hadir melakukan performance pada kanvas besarnya penulisan Shodo terbaik bagi masyarakat Indoensia nanti,” papar kadek Yuliasih Direktur Pandan College.
 
Menulis indah adalah sesuatu yang sangat baik dalam bidang pendidikan guna membentuk karakter seseorang ke arah yang lebih positif. Itulah pola pikir sensei Terayama yang juga akan melakukan performance membuat Shodo pada kanvas yang besar nantinya di acara ini.
 
Penampilan shodoka terbaik Jepang itu juga akan disertai dengan informasi bagaimana cara terbaik sekolah ke Jepang dan juga bagaimana cara terbaik untuk bisa bekerja di Jepang, apalagi dengan adanya sistim baru Tokutei Ginou (TG).
 
“Banyak yang bertanya bagaimana sih cara belajar atau study ke Jepang ke Pandan College. Kita akan sampaikan sedetil mungkin kepada semua peserta supaya bisa tahu prosesnya dan dijauhi dari segala kesulitan atau penipuan pihak lain yang berusaha memanfaatkan kesempatan itu bagi orang yang tidak tahu cara-cara pergi ke Jepang,” tambahnya.
 
Demikian pula sistim kerja Jepang yang baru bagi orang asing, TG, akan dijelaskan oleh Chairman Pandan College yang memang spesialis mengenai segala sesuatu terkait Jepang baik soal pendidikan, pekerjaan dan segala sesuatu terkait Jepang, domisili sedikitnya 30 tahun di Tokyo selama ini.
 
Selain acara seminar yang pertama kali itu mengenai Shodo, sangat positif bagi pendidikan dan pembentukan karakter seseorang,  Pandan College juga akan menyampaikan Beasiswa khusus bagi para pelajar Sekolah Dasar di Indonesia yang kini telah dilakukannya selama 12 kali, setiap tahunnya dan 48 pelajar SD di Indonesia  telah menerima beasiswa tersebut saat ini.
 
Pandan College yang didirikan 12 tahun lalu dalam perjalanannya juga memberikan paket-paket khusus, termasuk belajar gratis bagi para pelajar yang belum pernah belajar bahasa Jepang dan juga Beasiswa belajar di Jepang.
 
“Benar, itu semua untuk semakin memasyarakatkan bahasa Jepang dan budayanya di Indonesia agar semakin meluas wawasan kita semua mengenai negeri Sakura tersebut dengan segala sopan santun dan keindahan alamnya.”
 
Olehkarena itu tidak ada salahnya pelajar Indonesia belajar ke negeri Sakura dengan mengambil pengalaman dan semua manfaat positif yang bisa diperolehnya dan membawa pulang ke Indonesia untuk membangun bangsa dan tanah air lebih maju lagi di masa mendatang, tambahnya.
 
Bagi yang ingin hadir dalam seminar gratis tersebut, Jumat 26 Juli 2019 di NAM hotel Kemayoran Jakarta dan Sabtu 27 Juli 2019 mulai jam 13:00 di Hotel Prime Plaza Sanur, sebelah Grand Bali Beach Sanur, silakan langsung datang tak perlu mendaftar terlebih dulu, atau bisa Tanya ke nomor telpon 0361-255-225, 0361-8424261 maupun email info@sekolah.biz.
 
“Kemungkinan kita akan berikan hadiah yang diundi bagi beberapa pengunjung yang beruntung siapa tahu bisa mendapatkan barang Made in Japan itu di acara seminar Shodo tersebut,” ungkap Yuli lebih lanjut.
 
Apakah hadiah itu tiket pesawat ke Jepang atau benda lain dari Jepang, Yuli belum mau memberitahu, “Silakan datang ke seminar itu pokoknya menarik deh acaranya,” tekannya lagi. (ANP)