Menko PMK Raih Penghargaan Eminent Women of The Year 2019

• Wednesday, 24 Jul 2019 - 20:21 WIB

Singapura - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, mendapat anugerah penghargaan ‘Eminent Women of the Year 2019’ dari Majalah Her Times, dalam acara The Third Women Empowerment Award di Singapura, 22 Juli 2019.

“Kontribusinya yang luar biasa dalam pemberdayaan perempuan patut menjadi contoh teladan bagi perempuan, terutama perempuan Indonesia dan Singapura,” ujar Annie Song, Pemimpin Redaksi Majalah Her Times. Penghargaan diberikan kepada perempuan luar biasa yang memiliki inisiatif dan menjadi pelaku dalam pemberdayaan perempuan, serta mampu menjadi panutan.

Puan Maharani merupakan perempuan pertama mendapat penghargaan kategori tertinggi dari Her Times. Bersamaan dengan itu, Puan Maharani dikukuhkan sebagai Ketua Yayasan Perempuan RISING yang akan berkarya selama tiga tahun ke depan. Sebagai Ketua Yayasan, Puan Maharani akan dapat semakin meningkatkan kesadaran dan mendorong pengaruh bagi Indonesia dan Singapura melalui pemberdayaan perempuan.

“Saya bersyukur dan merasa terhormat menerima penghargaan ini. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi yang tak ternilai, dan menuntut lebih banyak tanggung jawab untuk terus berjuang dalam memberdayakan perempuan” ujar Menko PMK Puan Maharani.

Di saat yang sama Menko PMK Puan Maharani juga menjadi Keynote Speaker dalam acara ini. Dalam pidatonya Menko PMK menekankan pentingnya kerjasama atau gotong royong untuk memperkuat peran perempuan disegala bidang. "Pemberdayaan perempuan, sebagai kesetaraan gender, bukanlah untuk meneguhkan siapa yang mendominasi dan didominasi, melainkan menemukan koridor bersama dalam segala aktivitas kehidupan tanpa membedakan pelakunya laki-laki atau perempuan", katanya.

Ia juga mengutip pernyataan Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno, yang mengambarkan peran perempuan dan laki-Laki yang diibaratkan sebagai dua sayap seekor burung.
Jika dua sayapnya sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya.
Jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali.
"Inilah semangat yang harus kita tanamkan bersama dalam membangun dunia, dimana perempuan dan laki-laki dalam harkat, martabat, kemajuan dan kesejahteraan yang sama", tegasnya.

Puan Maharani juga memberikan appresiasi kepada majalah Her Times dan Dewan Juri, dan juga Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura, yang telah mempercayai dengan penghargaan tertinggi ini.

Dalam acara ini, ada enam perempuan Indonesia dan lima perempuan Singapura yang mendapat penghargaan The Women Empowerment Award. Diantaranya Tri Rismaharani (Walikota Surabaya), Rina Ciputra (Komisioner PT Ciputra Development Tbk), Dewi Fortuna Anwar (Peneliti CSIS), dan Yenny Wahid (Direktur Wahid Institute), Carmelita (Presiden Andhika Lines), dan Anak Agung Ayu (Pendiri Citra Kartini).

Hadir pula dalam acara ini Duta Besar Indonesia untuk Singapura I Gede Ngurah Swajaya, Editor in Chief of Fortune Times Annie Song, Chairman of Kadin Michael Goutama, dan President of Singapore Council of Women's Organisations June Goh. (ANP)