BAZNAS Kembangkan Program Food Bank

• Jumat, 26 Jul 2019 - 11:59 WIB

JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengembangkan program Food Bank sebagai salah satu upaya pemecah permasalahan sampah makanan di Indonesia. Food Bank juga dirancang untuk mengatasi kekurangan makanan bagi masyarakat kurang mampu. 

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Irfan Syauqi Beik mengatakan, jumlah penduduk Indonesia tidak sedikit, ditambah pola gaya hidup menghasilkan banyak sampah, sementara daya tampung terbatas. 

Ia menambahkan, menurut studi yang dikeluarkan oleh The Economist Intelligence Unit di tahun 2016, menyebut bahwa Indonesia merupakan negara yang memproduksi sampah makanan terbesar kedua di dunia.

Di sisi lain, masih banyak masyarakat kurang mampu yang tidak bisa memenuhi kebutuhan ideal makan sehari-hari.

"Food Bank yang dikembangkan BAZNAS ini diharapkan mampu memberikan solusi terkait permasalahan sampah tersebut. BAZNAS berharap program Food Bank juga mampu menjawab masalah kelaparan atau kekurangan gizi di Indonesia yang diakibatkan oleh kemiskinan ini," kata Irfan di Jakarta, Jumat (26/7).

Sebagai langkah awal pelaksanaan program, BAZNAS menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Program Food Bank di Hotel Sofyan, Jakarta Pusat, Jumat, (26/7).

Melalui kegiatan FGD ini BAZNAS mengajak para pemangku kebijakan dan para pihak terkait untuk bersama-sama mencari solusi dalam memecah masalah sampah makanan melalui program Food Bank.

Peserta FGD diikuti oleh Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), LPPOM MUI, Fakultas Gizi dan Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (IPB), BPOM, dan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). (ANP)