Ketum PB HMI : Ormas di Indonesia Yang Tidak Berlandaskan Ideologi Pancasila Harus Dibubarkan

• Sunday, 28 Jul 2019 - 12:19 WIB

Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam, R. Saddam Al Jihad menegaskan, dalam ruang bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia, setiap organisasi masyarakat harus berlandaskan Ideologi Pancasila. Sehingga yang bertentangan dengan ideologi Pancasila harus dibubarkan.

Himpunan Mahasiswa Islam yang berazaskan Islam dengan mengutamakan pondasi keislaman dan ke-Indonesia-an adalah organisasi kemahasiswaan yang mempunyai pandangan sejalan dengan ideologi Pancasila. Agenda keislaman dalam sudut pandang kader HMI tidak bertentangan dengan Pancasila dan ke-Indonesia-an.

Saddam yang juga penulis buku “Pancasila Ideologi Dunia” berpandangan, negara harus melihat bahwa organisasi masyarakat yang mempunyai agenda bertentangan dengan ideologi Pancasila dan pandangan hidup ke-Indonesia-an dan kebangsaan yang utuh, harus ditindak tegas, bila perlu dengan pembubaran. Apalagi ormas yang menjadi pemecah belah bangsa.

“Nilai kebhinekaan adalah nilai kebangsaan yang lahir karena perbedaan namun tetap harmonis dalam ruang ke-Indonesia-an. Artinya sudut pandang Suku, Ras, Agama tidak menjauhkan dari nilai ke-Indonesia-an itu, tidak ada propaganda yang mengedepankan politik identitas mengatasnamakan SARA terlebih lagi bertindak radikalisme,” kata Saddam.

Pencetus UKM Pembinaan Ideologi Bangsa di kampus-kampus melalui Permenristek dikti 55 tahun 2018 ini menegaskan, kampus harus steril dari organisasi masyarakat yang jauh dari Ideologi Pancasila. Ruang dialektika di kampus harus berwajah ke-Indonesia-an, bukan doktrinir yang menjauhkan nilai ke-Pancasila-an.

Terakhir, Ketua Umum PB HMI yang berusia 28 tahun ini mengajak generasi milenial untuk menolak ajakan organisasi masyakarat yang bersifat mengadu domba dan memecah belah masyarakat. Karena itu adalah ormas yang menjauhkan dirinya dari Khittah Kebangsaan, yaitu ideologi Pancasila. (mus)