STUBER: Action Komedi yang Coba Disruptif

• Wednesday, 31 Jul 2019 - 15:57 WIB

Selain penampilan aktor tanah air, Iko Uwais, Stuber juga menarik perhatian dengan mencoba disruptif lewat beberapa elemen: 

1. Tokoh utamanya adalah polisi senior yang mengalami keterbatasan penglihatan. Berbeda dengan penggambaran penegak hukum pada umumnya, Stuber menampilkan detektif bernama Vic Manning (Dave Bautista), yang paruh baya, kuno, dan dapat dibilang tuna netra temporer.
2. Ceritanya unik, yaitu tentang pengejaran gembong narkoba oleh seorang polisi dan driver Uber, dari kalangan milenial, bernama Stu (Kumail Nanjiani). Kenapa bisa polisi menggunakan transportasi online untuk menjalankan tugasnya? Ya karena Vic baru menjalani operasi lasik akibat matanya termakan usia.
3. Tak hanya mengangkat profesi Uber, yang fokus mendapat lima bintang, Stuber juga mengetengahkan pentingnya menjaga lingkungan, lewat pilihan kendaraan listrik hatchback, Nissan Leaf. 

Tiga hal tersebut dikombinasikan dalam adegan kejar-kejaran mobil, adu jotos, dan tembak-menembak yang seru, dalam dialog pemancing tawa. 

Chemistry kedua pelakon utamanya: Kumail Nanjiani dan Dave Bautista juga dapat meyakinkan penonton, tentang tegangnya kondisi mereka dalam mengejar penjahat, tetapi tetap kocak menghadapinya. 

Mendukung Kumail dan Dave, pesilat internasional dari Indonesia, Iko Uwais, memerankan bandar narkotika bernama Tedjo. Salah satu eksekutif produser Nicholas Thomas menyebut, Tedjo menjual heroi di sepanjang Pantai Barat Amerika Serikat. "Dia tidak banyak bicara, sehingga makin membuatnya tambah menakutkan. Sikapnya digabung dengan kemampuan berkelahinya, membuatnya menjadi pejahat yang hebat," kata Thomas. 

Sementara bagi Iko, Tedjo adalah seorang psycho yang jago beladiri, sehingga kemampuan Iko dapat dimasukkan dalam karakter Tedjo. "Dave dan Kumail adalah pria yang sangat baik, keduanya seperti keluarga baru bagi saya," cerita Iko yang juga bertindak sebagai fight choreographer dalam Stuber. 

Pertemuan Dave dan Iko juga makin menarik karena Dave merupakan mantan juara WWE World Heavyweight Champion dan WWE Champion, yang juga berperan sebagai Drax the Destroyer di Avengers: Infinity War dan Guardians of the Galaxy.

Tampilan fisik Dave yang tinggi, besar, dan kekar, dikontraskan dengan Iko yang lebih kecil, cepat, dan lebih 'gila' melakukan segala hal demi memenangkan pertarungan. 

Meski berbeda, Iko sebagai pesilat sedangkan Dave berasal dari dunia gulat, tetapi adegan perkelahian mereka tetap enak dinikmati dan cukup meyakinkan. 

"Bekerja dengan Dave sangatlah luar biasa, dia sangat mengetahui kemampuannya, dan mampu membuat perkelahian terlihat riil dan 'intense'," puji Iko. 

Sementara bagi Dave, dia tidak mengira Iko terbiasa menangani koreografi untuk orang-orang seukurannya. "Kupikir yang Iko berikan adalah gaya yang lebih kasar dari perkelahian jalanan. Bukan menepuk punggung saya, tetapi saya memang memiliki jangkauan kemampuan atletik tertentu," terang Dave. 

Lokasi "Stuber" juga berhasil menggambarkan serunya kehidupan di Los Angeles. Meski pengambilan gambar dilakukan di Atlanta - Georgia, tetapi hangatnya LA - California dapat hadir menjadi latar pengejaran yang berpindah-pindah, mulai dari Koreatown, Long Beach, dan the Valley. 

Sejak awal, Vic bersama partner polisinya, Sara, sudah berupaya menangkap Tedjo dalam adegan action yang menegangkan. Para sineasnya terinspirasi dari pembukaan ala film James Bond. 

Sutradara Michael Dowse menggambarkan gayanya dalam mengarahkan "Stuber". Dowse menerangkan, "Saya tidak pernah ingin melepaskan kaki dari pedal gas, jadi untuk urutan pembukaan, saya ingin sesuatu yang terasa cepat, dan terasa seperti ada sesuatu yang terjadi pada Anda. Saya ingin membuka dengan massive sequence, yang akan mengatur tone, bahwa ini akan menjadi film yang 'violent', cepat dengan segala konsekuensinya. 

Jadi, siap-siap ikut tegang dalam perjalanan bersama pasangan 'unik' dengan ledakan di sana "Stuber".

Genre: Action, comedy
Sutradara: Michael Dowse (What If, Goon)
Pemeran: Dave Bautista, Kumail Nanjiani, Iko Uwais, Mira Sorvino
Durasi: 1,5 jam
Distributor: 20th Century Fox
Mulai tayang di bioskop Indonesia: 24 Juli 2019

 

 

(MAR)