Dora and The Lost City of Gold

mar • Kamis, 8 Agu 2019 - 21:12 WIB

Genre: Petualangan

Sutradara: James Bobin

Pemeran: Isabela Moner, Eugenio Derbez, Michael Peña, Eva Longoria, Adriana Barraza, Temuera Morrison, Jeff Wahlberg, Nicholas Coombe, Madeleine Madden, Danny Trejo

Durasi: 1 jam 42 menit

Distributor: United International Pictures Indonesia

Mulai tayang di bioskop Indonesia: 9 Agustus 2019

Apa yang paling Anda ingat dari Dora the Explorer? 
Gadis kecil berponi berbaju pink, lengkap dengan ransel ungu, yang selalu berpetualang dengan peta dan monyet Boots kesayangannya, siap membangkitkan memori bagi penonton dewasa. Sementara untuk anak-anak, penjelajahan Dora tetap bisa asyik diikuti dalam Dora and The Lost City of Gold. 

Segala elemen khas Dora tampil silih berganti dengan porsi yang pas, mulai dari ulah Swiper, si rubah pencuri, sampai aksi Dora berbicara ke kamera untuk berinteraksi dengan penontonnya. Di layar lebar, para penggemar akan diajak mengenal keluarga inti dan teman-teman baru Dora. 

Awalnya terungkap, Dora adalah buah hati pasangan ilmuwan arkeologi yang sedang meneliti peradaban kuno di hutan Amazon. Setelah bertahun-tahun menjalani hidup dalam eksplorasi rimba belantara bersama orang tuanya, Dora kini tumbuh menjadi remaja. 

Petualangan yang terkesan paling berbahaya, siap menantinya di SMA. Meski menjadi murid baru di sekolah menengah, Dora tetap ceria menghadapi bullying dan tekanan dari kawan-kawan baru, bahkan dari sepupunya sendiri, Diego. Relasi Dora-Diego yang pernah sangat dekat saat belia, sempat renggang karena Diego merasa malu dikenal sebagai saudara dari 'anak aneh' dari hutan. 

Dora mencoba beradaptasi dengan bantuan Diego yang dulu juga seaktif Dora, kini digambarkan 'cool'. 

Saat karyawisata, Dora bersama Diego, anak terpintar Sammy, dan kutu buku lainnya, Randy, terjebak dalam pengalaman membahayakan. Mereka diculik ke hutan, untuk menyelamatkan orang tua Dora, yang diperankan Eva Longoria dan Michael Peña, sekaligus dipaksa membantu pemburu harta menemukan Paratata, kota kaya emas dari peradaban Inca yang hilang. 

Dengan alur sederhana tersebut, Dora dan teman-teman berhasil memancing senyum simpul dari awal, sampai tertawa pecah menjelang akhir.

Di sela adegan penuh gelak, Dora and The Lost City of Gold mengedukasi atau paling tidak mengenalkan khalayaknya dengan budaya orang Hispanik dan Latino Amerika. 

Selain itu, bintang muda Isabela Moner, yang pernah tampil dalam Instant Family (2018) bersama Mark Wahlberg dan Rose Byrne, mampu menggambarkan Dora yang energik dan selalu positif.

Apalagi pesan moral tentang perbedaan kontras antara petualang (explorer) dan pemburu harta juga menjadi penekanan yang disampaikan secara gamblang. 

Lewat elemen-elemen kejutan di sana-sini, meski terkadang tersegmentasi untuk penonton setia Dora the Explorer, Dora and The Lost City of Gold mampu menghibur dengan lelucon-lelucon segar bagi penonton cilik, para pengantarnya, maupun kalangan remaja.