Rapat 3 Kali, Presiden Jokowi Ingin Percepat Penggunaan B20

• Monday, 12 Aug 2019 - 17:18 WIB

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengevaluasi mandotari biodiesel. Dia meminta adanya percepatan penggunaan bahan bakar B20 tersebut.

"Sore hari ini akan kita evaluasi mengenai pelaksanaan mandatori biodiesel dan ini saya kira rapat yang ketiga yang berbicara masalah percepatan pelaksanaan mandatori untuk biodiesel," kata Jokowi dalam arahannya di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (12/8/2019).

Kepala Negara ingin mengurangi penggunaan bahan bakar dari fosil dan mengurangi impor minyak ke Indonesia.

"Kita ingin lebih cepat dan mulai dari B20 ini. kita ingin mengurangi ketergantungan kepada energi fosil dan juga yang paling penting kita ingin mengurangi impor minyak kita," terangnya.

Jokowi mengungkapkan percepatan penggunaan B20 bisa menghemat USD5,5 miliar per tahun. Angka itu, kata dia, terbilang besar guna menekan kebutuhan BBM dalam negeri.

"Kalkulasinya adalah jika kita konsisten menerapkan produk B20 ini, kita bisa menghemat orang lebih USD5,5 miliar per tahun, ini yang angka gede banget," ungkap dia.

Jokowi mengatakan, penerapan B20 akan menciptakan permintaan CPO domestik yang cukup besar. Dia berharap, petani sawit akan merasakan dampak positif dari kebijakan ini.

"Kita harapkan menimbulkan multiplier effect terhadap petani berkebun dan pekerja yang ada di kelapa sawit," paparnya.