Bamsoet Ingin Munas Golkar Digelar Sebelum Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

• Tuesday, 13 Aug 2019 - 13:59 WIB

JAKARTA - Caketum Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) ingin Munas Golkar digelar sebelum pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.

Ia menilai, Ketum Golkar terpilih nantinya akan memudahkan jalannya pemerintahan. Pasalnya, Presiden Jokowi tak perlu lagi melakukan deal tertentu dengan Golkar bila Ketum Golkar tak lagi dijabat Airlangga Hartanto.

"Yang ideal, jadi Presiden tidak perlu deal dua kali, dan koalisi partai juga tidak deal dua kali untuk menyusun Pilkada ke depan, tapi ini bukan keputusan saya ya," kata Bamsoet usai menemui Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Ketua DPR itu menyatakan bahwa tak ada AD/ART partai berlambang beringin itu yang mengharuskan Munas Golkar digelar Desember kecuali Ketum Golkar Airlangga Hartanto.

"Karena mekanisme di Partai Golkar soal waktu Munas sangat ditentukan oleh waktu yang ada di AD/ART dari mulai rapat pleno yang sampai saat ini belum jelas lalu menentukan Rapimnas yang diputuskan oleh Ketua DPD I dan II lalu baru diputuskan waktu Munas jadi bukan keputusan pribadi-pribadi," sambungnya.

"Tapi keputusan mengikat seluruh komponen partai di rapimpnas karena melibatkan seluruh ketua DPD, dan suara DPP hanya satu suara," tambah Bamsoet.

Bamsoet menambahkan bahwa dipercepat atau tidaknya Munas Golkar tergantung keputusan mekanisme partai. Ia pun mengklaim sebagian pengurus dan kader menginginkan Munas Golkar berlangsung Oktober.

"Pa Airlangga dan pendukungnya menghendaki Desember, kita persilakan pada mekanisme di Partai Golkar, tapi menurut hemat saya munas itu sebleum Oktober agar konsolidasi partai bisa berjalan baik. Pertama untuk menyusun pusat-pusat kepemimpinan partai dan kedua kita menyongsong Pilkada 2020," tandasnya.(Okezone)