KPK : Peningkatan Pajak Daerah Kota Kendari Melalui Alat Perekam Pajak Perlu Ditingkatkan Lagi

• Tuesday, 20 Aug 2019 - 20:43 WIB

Kendari - Koordinator Wilayah (Korwil) VIII Korsubgah KPK, Adlinsyah Malik Nasution mengatakan setelah melakukan pemasangan alat perekam pajak di setiap wajib pajak, penerimaan pajak daerah kota Kendari meningkat 20 persen dari sebelumnya.

"Hari ini hadir teman-teman dari Bank Sultra dan Bappeda, kita mau tanya berapa perekam pajak yang sudah terpasang dan apa masalahnya kalau belum terpasang, ternyata hasilnya saya lihat cukup baik ada peningkatan dari pada penerimaan sebelum mengggunakan alat," ujarnya usai menggelar pertemuan diruang rapat Wali Kota Kendari, Selasa (20/8/2019).

Pemasangan alat perekam pajak telah diatur dalam Peraturan Wali Kota Kendari Nomor 24 Tahun 2019 tentang Pembayaran dan Pemungutan Pajak dan Retribusi Daerah Secara Sistem Online melalui Alat Perekaman Pajak. Hingga saat ini 100 alat perekam sudah terpasang.

"Alat perekam yang terpasang di beberapa rumah makan restauran, hotel, tempat hiburan sudah ada sekitar 100 alat perekam pajak," tambahnya.

Coky sapaan akrab Adlinsyah itu menjelaskan peningkatan penerimaan pajak daerah Kota Kendari sekitar 20 persen. Namun menurutnya pencapaian ini belum maksimal sehingga dia berharap pemkot Kendari terus mendorong agar pendapatan daerah semakin meningkat

Senada dengan itu, Pelaksana harian Wali kota Kendari, Nahwa Umar mengaku sangat bersyukur dengan pendampingan yang diberikan Korsupgah KPK, program yang mulai dirancang 2017 ini telah berjalan dengan baik.

"Kita ingin sekali program yang mereka dampingi Korsupgah KPK semua berjalan lancar dan alhamdulilah terbukti saat semuanya berjalan dengan lancar," ujarnya.

Nahwa Umar menerangkan saat ini telah terpasang 100 alat perekam pajak. Namun tidak sampai disitu, pada 2019 ia menargetkan pemasangan 200 alat perekam pajak online.

"Korsupgah KPK menginginkan 500 alat perekam pajak, namun di 2019 kita targetkan 200 alat perekam pajak," pungkasnya. (Hengky)