Khofifah Kirimkan Salam Papeda untuk Masyarakat Papua lewat Instagram

• Thursday, 22 Aug 2019 - 12:55 WIB

Surabaya - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengirimkan “Salam Papeda” kepada seluruh masyarakat Papua, Kamis (22/8/2019). Salam berisi ajakan untuk menjaga perdamaian itu disampaikan Khofifah di akun instagram pribadinya @khofifah.ip, menggunakan dialek Papua.

Caption salam yang ditulis Ketua Umum PP Muslimat NU itu melengkapi unggahan video yang memperlihatkan seorang mama Papua yang menyerukan pro NKRI dengan mengangkat bendera Merah Putih.

“Sa yakin masyarakat Papua dorang di sana cinta Indonesia, dorang cinta merah putih. Sa yakin pace, mace, kaka, dan ade dorang samua tra mau Papua rusuh. Mari torang jaga Indonesia tetap damai. Tara usah bakalai, pertikaian, permusuhan dan anarkisme di Tanah Papua,” tulis Khofifah, Kamis (22/8/2019).

“Mari torang samua tetap pegang teguh torang pu motto “PAPEDA” (Papua Penuh Damai). Salam PAPEDA dari masyarakat Jawa Timur,” kata Khofifah.

Unggahan Khofifah ini menuai respons positif dari netizen. Sejak diunggah sekitar pukul 06.00 WIB, video tersebut telah ditonton lebih dari 43.000 kali dan ratusan komentar.

Mayoritas mendukung langkah Khofifah yang terus melakukan pendekatan untuk menyudahi aksi kerusuhan di sejumlah wilayah di Papua.

“Keren mama papua @khofifah.ip bersama wagub @emildardak tolong jadikan Jatim bersih, toleran, produktif. Rakyat mendukung. Terimakasih,” kata akun @eengsuyoto.

“Terimakasih Ibu Gubernur, yang telah berkenan menyambungkan kemuliaan masyatakat Jawa Timur kepada saudara-saudara kami di Papua dan dari Papua. Gusti Allah menyertai perjuangan panjenengan, doa dan hati kami bersama ibu @khofifah.ip,” tulis akun sunartip_le_noncouronne_dejava.

“Sebuah tindakan yang tepat dan cepat bu Khofifah lakukan ketika ada anarkis... SMG dlm kepemimpinan ibu di Jatim ini dan bpk Jokowi di Ondonesia selalu dalam lindungan Allah SWT... sehat selalu sehingga Indonesia lebih maju dan bersatu padu,” sebut akun @h.abdulkholik.

Netizen pun meminta Khofifah untuk mengusut pelaku dan provokator yang menyebabkan terjadinya insiden di Surabaya dan Malang.

“Mohon ditertibkan ormas atau apapun itu yang ingin merusak damainya Jawa Timur @khofifah.ip Dn tugas kita bersama memberantas hoax dn yg sudah termakan hasutan orang,” tulis akun @kenniweatherly.

Komentar netizen tersebut pun direspons mantan Menteri Sosial tersebut. Khofifah mengatakan para provokator tengah diproses dan meminta masyarakat untuk menjaga dan merawat Indonesia serta tidak mudah terprovokasi isu yang sengaja dihembuskan pihak-pihak yang ingin merusak Indonesia.

Khofifah sebelumnya juga bertemu dengan Staf Khusus Presiden Untuk Papua, Lenis Kogoya di Gedung Negara Grahadi, Selasa (20/8/2019). Pada pertemuan tersebut, Khofifah menyuguhkan makanan khas Papua yakni Papeda sebagai menu dalam jamuan makan.

Gubernur Jatim ini juga sudah menyampaikan permohonan maaf kepada warga Papua, terkait kalimat rasis yang muncul saat terjadi keributan di Kota Malang dan Surabaya sehingga memicu kerusuhan di Manokwari, Papua Barat.

Khofifah yang mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian di RS Bhayangkara Polda Jatim, Senin (19/8/2019), mengatakan, kalimat tersebut sifatnya personal, tidak mencerminkan warga Jatim.

“Telah terkonfirmasi ke beberapa elemen. Ada kalimat kurang sepantasnya terucap yang kemudian menimbulkan sensivitas. Saya katakan, itu sifatnya personal. Karena itu, atas nama warga Jawa Timur, saya sampaikan permohonan maaf,” kata Khofifah. (inews.id)