Dukung Pemenuhan Air Bersih di Sulteng, Sinar Mas Serahkan Mobil Tangki Untuk PMI

• Thursday, 22 Aug 2019 - 17:23 WIB

Jakarta - Pentingnya pasokan air bersih di musim kemarau bagi warga Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, yang terdampak bencana alam, serta masih menempati pengungsian, mendorong Eka Tjipta Foundation (ETF) menggandeng Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) menyerahkan bantuan mobil tangki kepada Palang Merah Indonesia.

“Semoga bantuan ini dapat mengurangi potensi serangan dehidrasi serta penyebaran penyakit akibat kurangnya ketersediaan air bersih bagi masyarakat di tengah suhu tinggi karena puncak musim kemarau,” ujar Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin setelah bersama Direktur Eksekutif ETF, Ardy Chandra melakukan penyerahan simbolik kepada Plh Ketua Umum PMI, Ginandjar Kartasasmita.

Menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan, Saleh menyebutkan inisiatif ini adalah cara Sinar Mas peduli dan mengembalikan kepada masyarakat. “Mengingat tumbuh dan berkembangnya Sinar Mas tak terlepas dari kehadiran, juga peran serta masyarakat," katanya.

Aksi hari ini yang mendapat dukungan Asia Pulp & Paper Sinar Mas adalah langkah lanjutan, setelah Oktober tahun lalu, ETF bersama Yayasan Buddha Tzu Chi dan TNI membangun rumah tinggal berikut infrastruktur layanan publik seperti klinik, rumah ibadah, dan sekolah bagi warga masyarakat yang menjadi korban bencana di Palu dan Donggala serta Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kemitraan tersebut berbentuk pengiriman logistik ke lokasi restorasi yang pengamanannya dilakukan pihak TNI, kemudian berlanjut ke pembangunan infrastruktur yang dimotori oleh unit zeni TNI. Di bulan Mei tahun ini, Sinar Mas juga membantu renovasi sarana pendidikan dan peribadatan pasca bencana alam banjir bandang yang melanda Sentani, Papua dan Pandeglang, Banten.

Kepedulian Sinar Mas terhadap masyarakat yang terdampak bencana telah berlangsung lama. Sebelumnya, ETF bersama Yayasan Buddha Tzu Chi, melakukan langkah serupa pada fase tahap tanggap darurat, maupun rekonstruksi saat gempa terjadi di Sumatera Barat dan Jambi tahun 2010, Tasikmalaya, Jawa Barat tahun 2009, Yogyakarta-Magelang tahun 2006, dan Aceh–Nias pasca tsunami melanda tahun 2004.

Dari sisi pemahaman mitigasi bencana alam, ETF pada tahun 2006 menerbitkan buku berjudul Disaster Management di Negeri Rawan Bencana, berisi rujukan penanganan bencana yang berkelanjutan. ETF sendiri adalah lembaga yang mewadahi pelaksanaaan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan yang berada di bawah naungan Sinar Mas. (mus)