Pasca Penemuan Penampungan PSK, Pemkot Kendari Bakal Didemo LAP2

• Tuesday, 27 Aug 2019 - 09:58 WIB

KENDARI - Kasus penemuan penampungan wanita yang diduga menjadi pekerja seks komersial (PSK) di Kelurahan Lahundape Kota Kendari kembali bergulir.

Hari ini massa yang tergabung dalam  Lembaga Aliansi Pemuda dan Pelajar (LAP2) Sultra bakal melakukan demonstrasi terkait kasus yang menggegerkan kota berjuluk ota bertakwa ini. Dengan tuntutan mendesak DPRD Kota Kendari untuk segera bersama-sama mengawal persoalan ini.

Mendesak Wali Kota Kendari untuk segera melakukan penyegelan sebuah mess yang sudah terbukti menampung wanita pekerja hiburan malam (Ladys) dan tiga buah ruko yang bermodus rumah kos, dan mendesak Kapolresta Kendari segera menindaklanjuti kasus ini.

Menyahuti kabar ini Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol-PP) Kendari, Amir Hasan telah menerima informasi dan siap mengawal aspirasi LAP2.

"Hari ini kami sudah mendapatkan informasi dari polres Kendari, mereka akan menyampaikan aspirasinya agar pemerintah segera menyikapi untuk menutup beberapa lokasi yang disinyalir mereka ada penampungan wanita hiburan malam," ujarnya saat ditemui diruangannya, Selasa (27/8/2019).

Menyahuti itu Amir Hasan mengatakan akan menyambut positif dengan alasan, sikap ini dinilai sangat membantu mengontrol keadaan kota Kendari.

"Dengan aksi adik-adik kita untuk menyampaikan aspirasinya kami merasa bersyukur artinya mereka membantu kami karena keterbatasan tenaga untuk sama-sama mengontrol Kota Kendari begitu luas," sahutnya.

Untuk itu menyambut massa, pihak pemerintah melalui Pol-PP akan menerima dengan baik aspirasi ini. (Musdar)