Badai Dorian Terjang Bahama dengan Kekuatan Maksimal

• Monday, 2 Sep 2019 - 11:28 WIB

 

TITUSVILLE - Badai Dorian menerjang Bahama kemarin sebagai badai dengan kategori 5 atau maksimal. Badai itu telah mengakibatkan hujan deras selama dua hari di kepulauan tersebut. 

Gelombang tinggi dan angin kencang semakin meningkatkan risiko kerusakan akibat badai tersebut. Perdana Menteri (PM) Bahama, Hubert Minnis, meminta warga Abaco dan Grand Bahama segera ke pulau utama untuk mengungsi dari badai berbahaya tersebut. 

“Saya ingin Anda ingat: rumah, gedung, bangunan bisa diganti. Nyawa tak bisa diganti,” ujar PM Hubert Minnis saat menjelaskan 73.000 orang dan 21.000 rumah dalam wilayah risiko gelombang laut tinggi hingga 4,6 meter. 

Pusat Badai Nasional (NHC) yang berbasis di Miami telah memperingatkan, Dorian membawa angin dengan kecepatan 260 km per jam dan jaraknya terus mendekati Abaco. Setelah menerjang Bahama, badai akan bergerak ke barat laut dan menjadikan Florida sebagai target langsung. Warga di Georgia dan South Carolina telah diminta waspada pada akhir pekan. Warga telah mengisi kantong pasir saat otoritas menguji ketangguhan kota dan warga dalam menghadapi badai. Meski badai itu diperkirakan melemah saat menerjang Florida, otoritas telah meminta warga tetap waspada. Angin yang dibawa badai itu saat menerjang Florida diperkirakan 117 km per jam dan kemungkinan terus terjadi dalam waktu 48 jam. 

Sebagian besar turis yang berencana meninggalkan Bahama telah terbang dengan pesawat sebelum bandara utama ditutup pada Jumat (30/8) malam. Deputi Direktur Departemen Meteorologi Bahama Jeffrey Simmons menjelaskan, Dorian akan mengakibatkan gelombang pasang dan gelombang tinggi di sepanjang pan-tai utara Grand Bahama dan pantai timur serta utara Abaco. “Kami meminta warga di wilayah itu meninggalkan pesisir pantai. Kami perkirakan gelombang tinggi mencapai 15 kaki. Seba gai tambahan, kita akan mengalami gelombang pasang antara dua dan tiga kaki,” tutur Simmons dilansir Reuters

Badan Manajemen Darurat Nasional Bahama memperingatkan, “Potensi kerusakan Bahama akibat Dorian diperkirakan sangat besar karena badai itu diperkirakan bergerak lambat sehingga akan tetap berada di atas kepulauan itu dalam waktu lebih lama.” Grand Bahama dan Abaco menjadi pusat industri pariwisata Bahama. Namun, setelah beberapa hari evakuasi hanya tertinggal 26 turis di Grand Bahama. “Kami sudah dalam beberapa hari terakhir meminta semua turis meninggalkan pulau itu sebagai antisipasi datangnya badai,” kata Kwasi Thompson, menteri negara bagian Grand Bahama. 

Sementara itu, badai tropis baru terbentuk di barat daya Meksiko dan diperkirakan menjadi badai hari ini. “Badai Tropis Juliette itu masih berjarak 735 km dari Manzanillo, Meksiko, dengan kekuatan angin 75 km per jam,” ungkap pernyataan NHC. 

(Syarifudin)

(Sumber: Sindonews)