Kantor Wali Kota Kendari Dibangun Dengan Konsep Modern

• Monday, 2 Sep 2019 - 12:52 WIB

KENDARI - Pemkot Kendari mulai hari ini, Senin, 2 September 2019, mulai melakukan proses pembangunan gedung baru Kantor Balai Kota Kendari, hal ini ditandai dengan pemancangan tiang (Ground breaking).

Saat ditemui media, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menjelaskan konsep tinggi bangunan gedung baru ini tak semata-mata dibuat begitu saja, akan tetapi memiliki filosofi dan arsitektur lokal dari Kelahiran Kota Lulo ini.

"Gedung ini kita bangun dengan mengacu pada ulang tahun kota, jadi bukan semata-mata mau gagahan saja, seperti towernya sembilan lantai itu dibangun berdasarkan tanggal lahir Kota Kendari begitu juga podium yang lima lantai diambil dari bulan lima yakni bulan ulang tahun Kendari," turunnya.

Diketahui, pembangunan gedung ini dibangun diatas lahan dengan luas kurang lebih 6,3 hektar dan rencana total luas bangunan kurang lebih 37.679 m2.

Dengan rincian massa bangunan gedung parkir berjumlah tiga lantai dengan peruntukan parkir kendaraan yang representative area komersil dan Rooftop sebagai lapangan upacara.

Gedung-gedung podium berjumlah lima lantai yaitu untuk ruang walikota, wakil walikota, sekretariat daerah, bangunan mushola, dan mall pelayanan umum yang modern dan kelengkapan fasilitasnya.

Sementara gedung tower yang berjumlah sembilan lantai akan dijadikan ruang pelayanan publik, ruang kerja opd yang dilengkapi dengan sarana prasarana modern dan service area.

Sulkarnain Kadir menjelaskan pembangunan gedung baru ini menelan anggaran mencapai ratusan miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019.

"Pembangunan gedung baru tersebut akan menggunakan biaya sebesar sekitar lebih 250 miliar dan akan dilaksanakan secara bertahap pada awal pelaksanaan Tahun Anggaran 2019 ini telah diporsihkan sebesar kurang lebih 57 Miliar," ujarnya.

Pembangunan gedung yang baru saja dimulai ini diharapkan rampung pada 2022, dengan hitungan masa kerja selama tiga tahun.

Selain itu, pembangunan diharapkan dapat meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat terhadap adaptasi era industri 4.0 yang membutuhkan kecepatan dan ketepatan pelayanan publik. (Mus)