Tindak Truk Galian C Tanpa Terpal

• Wednesday, 4 Sep 2019 - 20:32 WIB

Kendari - Pengusaha angkutan galian C pengangkut pasir dan batu kerap membandel. Himbauan melintas di jalan menggunakan penutup terpal oleh pemerintah kota (Pemkot) Kendari, dianggap angin lalu. Banyak masyarakat dirugikan karena bahan material yang diangkut berhamburan ke udara dan mengganggu jarak pandang.

Ningsih (26), warga kelurahan Bonggoeya kecamatan Wua-wua, memprotes sikap sebagian supir truk galian C yang mengabaikan aturan tutup terpal itu. Katanya, hampir setiap hari ketika keluar ke jalan protokol metro, ia masih menjumpai truk pengangkut pasir dan batu yang tidak memakai penutup terpal.

"Sangat membahayakan masyarakat. Muatan materialnya sering tumpah ke jalan. Harusnya ditindak cepat, jangan dibiarkan," cetusnya.

Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kendari, La Ode Ashar menyayangkan sikap pengemudi truk galian C yang masih membandel. Padahal seingat dia, Dinas Perhubungan (Dishub) Kendari telah memperingatkan pengusaha angkutan galian C untuk menggunakan penutup terpal saat melintas di jalanan. Bahkan beberapa waktu lalu, lanjut La Ode Ashar, dewan sudah sempat mendiskusikan hal itu dengan Pemkot Kendari.

"Artinya, memang sudah sangat serius. Banyak warga yang keberatan, itu mesti ditindaklanjuti. Kita minta Dishub Kendari kroscek ke lapangan. Tindak saja kalau masih lalai. Kalau perlu, cabut izin-izin kendaraannya sesuai kewenangan yang ada di Dishub Kendari," pungkas politisi Partai Golkar Kendari itu. (adi).