Waspada Kosmetik Kedaluarsa dengan Harga Murah Beredar di Masyarakat

Yudistira • Monday, 9 Sep 2019 - 11:07 WIB

BANDUNG - Ribuan alat kecantikan dan perawatan tubuh dan wajah kedaluarsa disita Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar, dari seorang pengusaha kosmetik di Kabupaten Bandung.

Alat kosmetik ini, dijual olah pelaku dengan harga di bawah pasaran. Pelaku membeli alat kecantikan tersebut sudah dalam keadaan kedaluarsa, kemudian direproduksi kembali sebelum dijual.

"Pelaku ini mengganti barcode kedaluarsa, kemudian menempel barcode yang baru," ujar Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar Kombes Samudi saat ungkap kasus, Senin (9/9/2019).

Pelaku yang diketahui berinisial P ini, telah menjalankan bisnisnya ini sejak 2016. Praktik reproduksi alat kosmetik ini terungkap, setelah polisi lakukan operasi tangkap tangan pada Minggu (8/9/2019).

Dalam pemeriksaannya diketahui omset dari penjualan kosmetik ini, mencapai jutaan rupiah dalam per minggunya. Mereka menjual ke berbagai daerah seperti Medan dan Surabaya. Mereka juga menjual secara langsung di ruko milik pelaku yang beralamat di Ciparay, Kabupaten Bandung.

"Perminggunya pelaku ini meraup untung 5 sampai dengan 10 juta rupiah," ucapnya.

Diketahui alat kosmetik ini, didapat pelaku dari wilayah Bogor. Polisi pun tengah mengembangkan kasus ini, guna menangkap pemasok kosmetik kedaluarsa terhadap pelaku P.

Dalam pengungkapan ini polisi amankan ribuan alat kecantikan dan berbagai barcode merek-merek kosmetik terkenal. Polisi juga sedang melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang anak buah dari pelaku P.

"Kita terapkan pasal 62 ayat 1 Jo ayat 8 no.8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman pidana di atas lima tahun penjara," ucap dia.