Satu Lagi Orang Dekat Khofifah Terjerat Kasus Korupsi

• Wednesday, 18 Sep 2019 - 22:28 WIB

Surabaya - Satu lagi orang dekat Khofifah Indar Parawansa ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus korupsi. Setalah Romahurmurzy mantan Ketua Umum PPP, kini giliran Imam Nahrawi mantan Sekjen PKB dan juga Ketua DPW PKB Jatim ditetapkan KPK dalam kasus korupsi dana hibah ke KONI. 

Imam Nahrawi adalah sosok yang sangat dekat dengan Khofifah Indarparawansa. Menurut salah satu orang dekat Khofifah pada masa kampanye 2014, tatkala Imam Nahrawi menjadi Caleg Dapil 1 Surabaya - Sidoarjo, Khofifah menjadi jurkamnya, yang kemudian menghantarkan Imam Nahrawi ke Senayan dan kemudian masuk kabinet. 

"Saat itu Ibu Khofifah terus mendampingi Mas Imam berkeliling dari satu majelis taklim ke majelis taklim yang lain. Karenanya suara Mas Imam sangat banyak untuk menjadi anggota DPR RI" ujar pria paruh baya yang telah 15 tahun bersama Khofifah.

Imam Nahrawi juga menjadi orang pertama yang mendampingi Khofifah saat kehilangan suaminya yang meninggal di Palu saat menjalankan tugas kedinasan. Saat itu Khofifah tengah berada di atas panggung kampanye caleg Imam Nahrawi di daerah Sepanjang Sidoarjo. Saat itu ibu tengah berorasi, kemudian ada kabar Bapak meninggal. Ibu terdiam dan kemudian dibimbing mas Imam turun dari panggung" imbuh pria yang meminta dirahasiakan namanya ini.

Khofifah sempat down, dan Imam Nahrawilah yang mendampinginya dan melakukan koordinasi dengan keluarga Khofifah di Surabaya. Kedekatan hubungan pertemanan Khofifah dan Imam Nahrawi terus berlanjut hingga keduanya masuk dalam kabinet Jokowi. Bahkan rumah dinas mereka sangat dekat, beradu punggung. 

Khofifah yang menjabat Menteri Sosial menempati rumah dinas di Kompleks Menteri Widya Candra Gg no. 4. Sementara Imam Nahrawi sebagai Menpora di Gg no 3.  

Merekapun kerap terlibat diskusi dan saling bertandang sebagai tetangga maupun kolega di kabinet. 

"Saat menjadi menteri Ibu khofifah sering bertemu dan berdiskusi dengan Mas Imam, bahkan ibu juga sering meminta asisten rumah tangganya menghantarkan oleh-oleh dari kunjungan ibu ke daerah," tambah sumber tersebut.

Saat sore tadi KPK mengumumkan Imam Nahrawi sebagai tersangka, menimbulkan kekagetan orang-orang di sekitar Khofifah yang sangat mengenal Imam Nahrawi, yang dikenal bersih dan mempunyai integritas. 

Sampai malam ini belum ada tanggapan dari Khofifah. Bahkan pesan whatsapp  beberapa media pun tak berbalas dari Khofifah.

"Jujur kami sedih dan hanya bisa berdoa untuk beliau," tambahnya.

Sementara itu kediaman Iman Nahrawi di Gayungsari Barat Surabaya terlihat sepi. Rumah yang biasanya ramai, saat beberapa awak media ke sana terlihat sunyi dengan pintu gerbang yang terkunci.

Sebelum Imam Nahrawi ditetapkan sebagai tersangka, KPK telah terlebih dulu menetapkan asisten pribadinya,  Miftahul Ulum atau biasa dipanggil Cak Ulum sebagai tersangka.

Penetapan Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus korupsi hibah ke KONI seakan menjadi klimaks dari kasus yang diawali dengan operasi tangkap tangan, terhadap pelaku korupsi dana hibah KONI yang melibatkan petinggi Kemenpora dn Komite Olah Raga Nasional. (Hermawan)