Rusman dan Rajiun Perebutkan Rekomendasi PDIP di Pilkada Muna

• Sunday, 22 Sep 2019 - 08:34 WIB

Kendari - DPD PDI Perjuangan (PDIP) sedang menjadi rebutan kandidat bakal calon (Bacalon) Bupati Muna pada tahun 2020 mendatang. Bisa dimaklumi, karena PDIP berhasil mengamankan empat kursi di DPRD Kabupaten Muna pada pileg yang lalu.

Rebutan itu tak hanya datang di barisan Petahana, seperti Bupati Muna Rusman Emba, dan LM Rajiun Tumada sebagai petahan Bupati Muna Barat. Tapi juga muncul dari kalangan birokrasi, seperti  Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Syarifuddin Udu, yang ingin berkompetisi pada pilkada Muna.

Pada Sabtu (21/9), ketiga bakal calon mengikuti tes interview (wawancara) yang berlangsung di kantor DPD PDIP Provinsi Sulawesi Tenggara.

Ada hal baru yang menarik dalam  interview tersebut. Yakni Rajiun sebagai calon bupati Muna, diwawancarai oleh rivalnya sendiri calon petahana Rusman Emba.

Kehadiran Rusman Emba di tes wawancara Rajiun, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PDIP Sultra dan Ex-officio Ketua Tim Penjaringan calon Bupati dan wakil Bupati.

“Saya hanya menanyakan sebatas komitmen kepada partai ketika partai memberikan peluang,” ungkap Rusman

Sementara itu Rajiun, mengakui Bupati Muna Rusman Emba memang memiliki hak untuk memberikan pertanyaan ke para kandidat yang ikut berebut tiket dari PDIP.

“Ya pertanyaanya itu seputar komitment partai saja.Rusman sangat bagus sekali dan bijaksana karena dia juga kan Ketua Bapillu, jadi punya hak untuk itu. Lagi pula dia pasti diwawancara juga nanti sebagai calon oleh tim lainya,” ujar Rajiun.

Walaupun diwawancarai oleh Rusman sendiri, Rajiun sangat optimis bakal berhasil mendapatkan pintu PDIP untuk memuluskan perjalanan politiknya di Pilkada Muna. (La Ismeid)