Juara China Open 2019, Kevin/Marcus Akui Sulit Kalahkan Ahsan/Hendra

Haryo Jati Waseso • Monday, 23 Sep 2019 - 13:33 WIB

CHANGZHOU – Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon mengunci titel China Open 2019. Namun, mereka mengaku gelar tersebut diraih dengan susah payah karena meladeni seniornya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di final, Minggu (22/9/2019) sore.

Bermain di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium, kedua pasangan bermain dengan tempo cepat hingga saling susul menyusul poin. Namun, Kevin/Marcus yang akhirnya memenangi duel dengan rubber game 21-18, 17-21, 21-15 dalam waktu 42 menit.

Pasangan yang dijuluki Minions itu mengaku sempat kesulitan meladeni permainan agresif Ahsan/Hendra. Mereka tak menyangka bisa mendapat perlawanan seketat itu, mengingat Ahsan sedang cedera betis. Selain itu, Kevin/Marcus juga mengeluhkan kondisi shuttlecock yang tak mudah dikendalikan.

“Hari ini saya mainnya tidak enak. Mungkin karena tempo lawan atau angin. Di atas itu bolanya seperti goyang. Jadi mau di-smash tidak enak. Ahsan/Hendra juga sudah pengalaman sekali. Bang Ahsan badannnya tidak fit saja bisa masuk final,” kata Marcus di laman PBSI.

“Di game ketiga, kami tahu harus lebih berani. Karena kami merasa, di game pertama dan kedua ragu ketika memukul. Jadi di game ketiga lebih berani tapi temponya tetap dengan tempo main kami,” ujar Kevin.

Bagi Minions, ini merupakan gelar kelima sepanjang 2019. Sebelumnya, pasangan nomor satu dunia itu juga meraih gelar di ajang Malaysia Masters, Daihatsu Indonesia Masters, Blibli Indonesia Open dan Japan Open.

Sayang, kesuksesan mereka di China Open edisi kali ini tak diikuti tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting. Sang juara bertahan kandas di final setelah dikalahkan unggulan pertama dunia asal Jepang Kento Momota dengan skor 21-18, 17-21, 19-21.

(Sumber: iNews.id)