PT SMI Lampaui Target Pendapatan Triwulan III 2019 

• Thursday, 10 Oct 2019 - 22:57 WIB

Jakarta - PT Sarana Multi Infrastruktur -SMI (Persero) mengalami peningkatan signifikan pada triwulan III 2019 dengan  membukukan pendapatan usaha sebesar Rp3,88 triliun, melampaui target sebesar 106,60%. Sementara total aset year on year PT SMI mengalami kenaikan sebesar 22,75% dari September 2018 - September 2019 sehingga total aset saat ini sebesar Rp73,03 triliun.  
 
Direktur Utama PT SMI Edwin Syahruzad menjelaskan, pada tahun 2019, PT SMI berhasil memperoleh mandat untuk Jasa Konsultasi sebanyak 6 proyek baru. 

"Empat diantaranya merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) antara lain Proyek Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Unsolicited Kereta Jalur Lingkar, Proyek LRT Jakarta dan Pekerjaan Lanjutan Pendampingan Transaksi & Legal KPBU Satelit Multifungsi," jelas Edwin Syahruzad  dalam acara PT SMI & Media Meet Up 2019, Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (10 /10).

Edwin mengungkapkan, PT SMI berhasil membukukan laba bersih sebesar total Rp1,53 triliun (posisi Desember 2018). Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding Desember 2017 yang mencapai Rp1,26 triliun atau tumbuh 21,3% secara year on year (YoY).  

Edwin Syahruzad menambahkan selama 10 tahun mendukung percepatan pembangunan infrastruktur,  PT SMI memiliki fundamental kuat untuk tumbuh secara berkelanjutan. Edwin menekankan bahwa komitmen PT SMI untuk kemajuan bangsa baik dalam sektor infrastruktur dasar maupun infrastruktur sosial, dengan berperan sebagai katalis mempercepat pembangunan infrastruktur. 

"Melalui peran ini, PT SMI bertindak tidak hanya sebagai enabler yang menginisiasi masuk ke sektor infrastruktur yang belum bankable menjadi pionir di pasar dan menciptakan efek crowding in. Dalam menjalankan perannya, PT SMI juga berfungsi sebagai market maker dalam menjembatani kesenjanganpembiayaan infrastruktur,”  jelasnya.

Berdasarkan data yang diperoleh  sampai dengan September 2019, PT SMI telah mendukung pembiayaan berbagai proyek RPJMN (Rencana Proyek Jangka Menengah Nasional), Proyek Prioritas Nasional, dan Proyek Strategis Nasional dengan total komitmen sebesar Rp45,9 triliun dan total nilai proyek sebesar Rp247,2 triliun, yang terbagi dalam berbagai proyek, antara lain :

Jalan Tol Trans Sumatera (Medan-Binjai, Palembang-Indralaya, Bakauheni-Terbanggi Besar), Jalan Tol Trans Jawa (Pejagan-Pemalang, Semarang-Solo, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Surabaya-Mojokerto, Jakarta-Cikampek II, Cikopo-Palimanan), proyek telekomunikasi Palapa Ring Paket Tengah, proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan dan lainnya. (akm)