Pemkot Surabaya Tegaskan Tidak Ada Informasi Kunjungan Menpora Ke GBT

• Monday, 4 Nov 2019 - 10:05 WIB

Surabaya - Pemkot Surabaya akhirnya angkat bicara terkait kunjungan Menpora, Zainudin Amali ke GBT hari Minggu (3/ 10/2019). Kunjungan tersebut menjadi  masalah, karena Menpora hanya bisa melihat Stadion Gelora Bung Tomo( GBT) yang terkunci. Pemkot Surabaya yang dijadikan kambing hitam akhirnya menegaskan bahwa tidak ada koordinasi dan pemberitahuan terkait kunjungan tersebut. 

Febriadhitya Prajatara Kabag Humas Pemkot Surabaya mengatakan, pemkot tidak merasa menerima pemberitahuan terkait kunjungan Menpora. Bahkan dirinya mengaku mendapatkan informasi kunjungan tersebut dari wartawan. 

"Seharian kemarin saya mendampingi Ibu Walikota meninjau beberapa proyek di Surabaya. Tidak ada info kunjungan Menpora, bahkan saya tahunya dari teman media," ujar mantan ajudan Tri Risma tersebut. Menurut Febri, Pemkot Surabaya sangat terbuka terhadap siapapun yang akan berkunjung ke GBT, apalagi pejabat negara seperti menteri. Namun memang ada standart keprotokolan berupa pemberitahuan kepada pihak Pemkot Surabaya. 

"SOP Pemkot Surabaya jelas, jika ada kunjungan pejabat pasti akan ada pendampingan, bahkan tidak jarang Ibu Walikota juga ikut mendampingi pejabat yang berkunjung," ujar Febri. Namun dalam kasus Menpora, tidak ada satu surat pun yang diterima Pemkot Surabaya. 

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Sarana Prasarana Dispora Surabaya, sekaligus pengelola Stadion GBT Edi Santoso. Menurut Edi, tidak ada komunikasi dari Dispora Jatim terkait kehadiran Menpora ke GBT. Edi mengaku Minggu kemarin dirinya ada urusan dinas keluar kota, sehingga tidak mengetahui rencana kunjungan tersebut. 

"Minggu kemarin saya ada di Nganjuk karena urusan dinas. Bila ada komunikasi atau Surat pemberitahuan kan saya bisa mewakilkan dan mendampingi Menpora di GBT. Tapi ini tidak ada sama sekali pemberitahuan dari Pemprov Jatim " ujar Edi Santoso. 

Edi juga menambahkan, selama ini jika tidak ada pertandingan Stadion GBT akan dikunci. Hal ini sebagai protap pengamanan stadion. Apalagi Stadion GBT tengah dipersiapkan untuk piala dunia junior sehingga pengamanan lebih diperketat. 

"Sudah standar pengamanan stadion dikunci jika tidak ada pertandingan. Jadi buka kesengajaan dikunci karena akan kunjungan Menpora," Lanjut Edi Santoso. 

Seperti diberitahukan sebelumnya, Kunjungan Menpora ke Stadion GBT Surabaya yang menjadi salah satu Stadion yang dipersiapkan PSSI untuk Pialal Dunia U-20 menemui kegagalan, karena Stadion terkunci. Menpora pun akhirnya kembali ke Jakarta tanpa mengetahui kepastian bau sampah di stadion, seperti yang dikatakan Gubernur Jatim. (Hermawan)