Ini Bahayanya Bila Orangtua Jadikan Ponsel sebagai 'Babysitter' untuk Anak

Rais Erizam • Tuesday, 5 Nov 2019 - 15:02 WIB

JAKARTA - Sebuah penelitian yang dilakukan di Journal of American Medical Association (JAMA) Pediatrics telah mengungkapkan bahwa tablet dan ponsel adalah pembimbing yang berbahaya bagi anak-anak.

Penelitian ini melibatkan 47 anak sehat usia 3 sampai 5 tahun untuk mengetahui efek dari penggunaan layar lebih dari satu jam per hari yang direkomendasikan oleh American Academy of Pediatrics, dikutip dari PhoneArena.

frame frameborder="0" height="1" id="google_ads_iframe_/7108725/Desktop-Detail-Parallax_0" name="google_ads_iframe_/7108725/Desktop-Detail-Parallax_0" scrolling="no" title="3rd party ad content" width="1">

Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa anak-anak yang ditempatkan di depan layar selama lebih dari satu jam per hari tanpa melibatkan orangtua mereka memiliki masalah pada materi putih otak mereka.

Anak-anak yang diuji ternyata memiliki tingkat perkembangan materi putih yang lebih rendah, padahal ini adalah area otak yang cukup penting untuk pengembangan keterampilan, bahasa, kemampuan baca, serta kognitif bagi si anak.

Artinya, terlalu banyak anak menghabiskan waktu di depan gadget, tablet, komputer ataupun televisi akan mempersulit perkembangan keterampilan komunikasi bahkan juga dapat menghambat si anak untuk menyelesaikan suatu masalah. Bahkan saat ini 90% anak-anak telah terpapar ke layar pada saat umur mereka satu tahun.

"Ini adalah studi pertama yang mendokumentasikan hubungan antara penggunaan layar yang lebih tinggi dan ukuran struktur dan keterampilan otak yang lebih rendah pada anak-anak usia prasekolah. Ini penting karena otak berkembang paling cepat dalam lima tahun pertama. Saat itulah Otaknya sangat plastis dan menyerap segalanya, membentuk koneksi kuat ini yang bertahan seumur hidup," ungkap Dr. John Hutton, peneliti klinis di Cincinnati Children's Hospital sekaligus penulis utama studi ini.

Dokter Hutton juga menambahkan bahwa anak-anak yang menggunakan gadget selama lebih dari satu jam biasanya memiliki orangtua yang duduk di depan layar selama 10 jam. Akibatnya, tidak ada waktu untuk interaksi antara orangtua dan anak-anak mereka.


Melihat peristiwa ini, American Academy of Pediatrics menyarankan bahwa anak-anak usia 3 hingga 5 tahun tidak boleh terpapar layar lebih dari satu jam dalam sehari.