Kunjungan Ke Kementerian Teknis, Menko PMK Kembali Belanja Masalah

• Tuesday, 5 Nov 2019 - 21:58 WIB

Jakarta - Safari kunjungan kerja Menko PMK, Muhadjir Effendy nyatanya berlanjut pada Selasa pagi tadi. Kementerian Desa PDTT merupakan titik kunjungan berikutnya setelah pada sebelumnya Menko PMK menyambangi Kementerian PPPA dan Kementerian Kesehatan. Masih dengan maksud yang sama yaitu ‘belanja masalah,’ Menko PMK dengan tegas menyatakan bahwa Dirinya ingin mendapatkan gambaran yang jelas mengenai permasalahan apa saja yang tengah ditangani oleh berbagai kementerian yang berada di bawah koordinasi Kemenko PMK. Menko PMK disambut langsung oleh Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar yang didampingi Wamendes PDTT, Arie Budi Setiadji beserta jajaran Eselon I Kemendes PDTT. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Menteri Desa PDTT dan seluruh dirjen diminta menyampaikan paparan singkat apa saja lingkup bidang kerjanya.
 
Kunjungan kerja yang lazimnya dilakukan oleh Kementerian terkait terhadap Kemenko PMK, dalam kesempatan pertemuan tadi pagi itu menjadi ajang bertemunya para menteri dengan para Eselon I kementerian sambil memaparkan tidak hanya capaian kerja tetapi juga berbagai hambatan yang kerap dijumpai, mulai dari tumpang tindih regulasi, ego sektoral, hingga konflik kepentingan.
 
“Jadi sekarang dibalik, biar kami (selaku kementerian koordinator—red) yang mendatangi kementerian teknis. Saya senang sekali dapat masukan faktual hingga akhirnya dapat mengeksekusi mana saja program yang menjadi prioritas yang sifatnya bilateral dan multilateral. Mana saja program yang akan dibahas bersama sesama menko dan mana saja yang dibahas dengan kementerian teknis. Koordinasinya berjenjang,” kata Menko PMK.

“Penanggulangan stunting tetap jadi prioritas utama karena membangun SDM unggul itu dimulai dari masalah ini dulu dan memang butuh penanganan bersama dari semua kementerian terkait," tambahnya.
 
Khusus mengenai stunting terutama yang terjadi di hampir seluruh wilayah Papua, Menko PMK menaruh perhatian khusus lalu mengajak tidak hanya Kemendes PDTT untuk menanganinya bersama dan membahasnya lebih lanjut tetapi juga dengan kementerian teknis lainnya seperti Kemenkes. “Saya kira semuanya saling terkait bahkan untuk kementerian yang tidak berada di bawah koordinasi Kemenko PMK, akan saya undang untuk menyelesaikan apa saja hambatannya, terutama regulasi,” tambah Menko PMK lagi.
 
Menteri Desa PDTT dalam pertemuan itu mengungkapkan telah mulai membangun komunikasi dengan sesama kementerian teknis terutama yang bersinggungan langsung dengan pelaksanaan dana desa dan pemanfaatannya. Dengan harapan agar pengelolaan dana desa jadi lebih sederhana, Menteri Desa PDTT minta dukungan Kemenko PMK untuk fasilitasi koordinasi dan sinkronisasi program dana desa ini agar terkonsentrasi penuh di Kemendes PDTT saja. (ANP)