Genjot Energi Baru Terbarukan, Pemerintah Diminta Siapkan Wamen ESDM

Ilma De Sabrini • Wednesday, 6 Nov 2019 - 12:34 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif (kanan). Foto: iNews.id/Ilma De Sabrini)

JAKARTA - Indonesia saat ini tengah menggenjot pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT). Banyak pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam mendorong penggunaan EBT.

Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Surya Darma menyarankan Menteri ESDM Arifin Tasrif segera mengusulkan nama Wakil Menteri ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membantunya meningkatkan bauran energi dari EBT. Meski memiliki pejabat struktural yang telah mengurus hal tersebut, METI menilai hal tersebut tidak cukup. 

Pada 2018 lalu EBT hanya menyumbang sekitar 8,6 persen terhadap batuan energi nasional. Pada tahun 2050, pemerintah menargetkan bauran energi yang bersumber dari EBT mencapai 23 persen hingga 30 persen.

Dengan target yang cukup ambisius tersebut, diperlukan tindakan progresif guna meningkatkan peran EBT di bauran energi. "Kita METI pernah menyampaikan dalam sebuah pemikiran alangkah baiknya ya, Presiden menunjuk seorang Wakil Menteri ESDM yang kita tahu ini khususnya demi menaikkan EBT," kata Surya Darma dalam acara The 8th Indonesia EBTKE Conex di JIEXpo Kemayoran, Jakarta Utara, Rabu (6/11/2019).

Sementara itu, Menteri ESDM Arifin Tasrif enggan mengomentari perihal dibutuhkannya jabatan Wakil Menteri di pos yang dipimpinnya. Ia menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada Kepala Negara.

"Nanti lah. Yang lain (dulu)," ujarnya dan melempar senyum kepada awak media.

Sebagai informasi, dalam acara The 8th Indonesia EBTKE Conex lebih dari 20 perusahaan nasional dan multinasional hadir. Acara tersebut dikemas dalam bentuk seminar untuk menginformasikan terkait upaya pemerintah untuk menggenjot EBT. 

(Sumber: iNews)