Pameran Industri Kaca se-Asia Tenggara kembali digelar di Jakarta

Mayzka Da Reisa • Wednesday, 13 Nov 2019 - 17:29 WIB

Jakarta, 12 November 2019 - Perhelatan akbar Industri kaca se-Asia Tenggara, Glasstech Asia, resmi dibuka di Jakarta. Pameran produk dan teknologi terkini industri kaca tahunan ke-17 ini akan digelar bersamaan dengan Fenestration Asia 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, mulai dari tanggal 12-14 November 2019. Ir. Dody Widodo, M.SiStaf Ahli Menteri Bidang Pendalaman, Penguatan dan Penyebaran Industri, Kementerian Perindustrian, Republik Indonesia akan meresmikan pembukaan pameran kaca tahunan yang digelar sejak 1998 tersebut.

Perhelatan yang diselenggarakan oleh Conference & Exhibition Management Services (CEMS) dan Singapore Glass Association (SGA) ini akan dipandu oleh Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman (AKLP) bekerjasama dengan Royalindo Convention International.

Glasstech Asia telah memiliki reputasi sebagai pusat pameran kaca se-Asia Tenggara. Acara ini tidak hanya menjadi pusat pertemuan pelaku usaha bersama pakar internasional, tetapi juga memberikan pemahaman luas dalam sektor manufaktur, dan pemrosesan produk berbahan kaca, termasuk berbagi teknologi terkini dan inovasi kaca. Selama tiga hari acara berlangsung, pelaku usaha juga dapat bertukar pikiran mengenai perkembangan terbaru dan tantangan yang dihadapi industri, sembari memanfaatkan pasar Indonesia yang berkembang bersama negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Glasstech Asia 2019 merupakan sebuah perhelatan skala Internasional untuk Arsitektur dan industri-industri bangunan, menampilkan Teknologi terkini, produk dan pelayanan dibidang industri kaca. Fenestration Asia 2019 ke-4 merupakan perhelatan internasional jendela, pintu, kaca atap, dinding dan teknologi fasad bangunan. Maka dari itu, perhelatan ini juga akan menjadi tuan rumah konferensi  The Living Glass Conference 2019 oleh Indonesia Flat & Safety Glass Association (AKLP), dan soft launching konferensi Greenship NETZERO oleh Green Building Council Indonesia (GBCI).

Konferensi ini akan menyajikan dan membahas topik-topik yang berkaitan dengan prospek pertumbuhan industri konstruksi dan kaca lembaran di ASEAN, penerapan kaca dalam arsitektur ASEAN, serta forum untuk membahas tentang pencapaian target ramah lingkungan untuk fasad bangunan. Konferensi akan dihadiri oleh asosiasi kaca terkemuka dari berbagai Negara, arsitek terkemuka serta para ahli dari industri konstruksi dan manufaktur kaca.

Pameran akan diselenggarakan di Hall 5 dan 6 ICE BSD mulai pukul 10.00-18.00 WIB pada 12-13 November, dan pukul 10.00-17.00 WIB pada 14 November 2019. Pameran di area seluas 10.000 meter persegi ini juga didukung oleh Association of the German Trade Fair Industry (AUMA), Australian Glass and Window Association (AGGA), Flat Glass Alliance of the Philippines Inc (FGAPI), Glass and Glazing Fed (GGF), Green Building Council Indonesia (GBCI), Malaysia Glass Association (MGA), Malaysian Institute of Architects (PAM), National Glass Association (NGA), Philippine Chamber of Glass & Aluminium Industry Inc (PCGAII), Safety Glass Processors Association of Malaysia (SGPAM), Taipei Glass Commercial Association (TGCA), Taiwan Association of Machinery Industry (TAMI), Thai Plate Glass Industry Association (TPGIA), United Architects of the Philippines Singapore Chapter (UAPSG), dan Vietnam Glass Association (VGA).