Subandi Terpilih Gantikan Anton Sihombing Jadi Ketua Umum GINSI

• Thursday, 14 Nov 2019 - 17:32 WIB

Jakarta -  Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) mengadakan musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) di Grand Mega Resort, Kuta, Bali. Hasilnya, Subandi terpilih sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) GINSI Periode 2019-2024 menggantikan Anton Sihombing.

"Munaslub ini merupakan peryataan sikap terkait kepemimpinan Ketua Umum GINSI Anton Sihombing yang kerap melanggar AD/ART organisasi, salah satunya memberhentikan sekretaris jenderal Erwin Taufan dengan alasan yang tidak rasional," kata Subandi dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 14 November 2019.

Selain itu, Anton dianggap telah melakukan pelanggaran organisasi dengan tidak melakukan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), rapat pimpinan selama periode berjalan, tidak ada kegiatan sesuai dengan AD/ART yang sudah ditetapkan, dan melakukan pemecatan secara sepihak tanpa menggelar musyawarah atau rapat pleno secara sah.

"Ada sekitar 13 poin pelanggaran secara organisasi terhadap ketua yang lama dan itu dimusyawarahkan ada surat pernyataannya di tandatangani oleh setiap BPD. Pelanggaran mendasar tersebut diantaranya tidak ada rakernas, tidak ada kegiatan-kegiatan sesuai AD/ART, dan melakukan pemecatan sepihak, tanpa musyawarah atau pleno," kata Erwin.

Munaslub GINSI digelar sejak Rabu (13/11/2019), sesuai hasil pertemuan yang dilakukan tujuh Badan Penguruh Daerah (BPD) GINSI.

Permintaan itu terkait dengan diberhentikannya Sekjen GINSI Erwin Taufan oleh Ketua Umum Anton Sihombing beberapa waktu lalu.

Ketujuh ketua BPD GINSI yakni Capt. Subandi ( DKI) , Habibudin ( Banten), Dianto ( Sumut), Romzy Abdat, (Jatim), Abidin (Sulsel), Jhoni (Riau), Budiatmoko (Jateng) juga menandatangani mosi tidak percaya terhadap Ketua Umum GINSI Anton Sihombing yang dianggap melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Munaslub tersebut dilakukan untuk memilih Ketua umum GINSI yang baru, kemudian penyusunan AD/ART dan penyusunan pengurus GINSI yang baru. Pemilihan Ketua Umum GINSI dipilih secara aklamasi dengan calon dari tujuh Badan Pengurus Daerah.

Pemecatan sepihak Sekjend GINSI Erwin Taufan oleh Ketua Umum Anton Sihombing menyebabkan perpecahan internal dan justru mengangkat Erwin Taufan sebagai Plt Ketua Umum BPP GINSI.

Diketahui GINSI memiliki pengurus 10 BPD yakni Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, BPD DKI Jakarta, Jawa Tengah, Banten, Riau, Jawa Barat, Kalimantan Barat, dan Sumatera Barat. (faz)