Tersisa Kolam Renang, 90% Fasilitas di Royal Resort Residence Bisa Segera Digunakan

• Monday, 18 Nov 2019 - 11:27 WIB

PALEMBANG - Progres pembangunan fasilitas perumahan di Royal Resort Residences (RRR) Palembang saat ini sudah mencapai 90%. Nata Susanto, Marketing Director Royal Resort Residences mengatakan, hampir semua fasilitas sudah selesai dikerjakan kecuali kolam renang.

“Dari gerbang, children playground, sport park, outdoor gym, lapangan basket, club house hingga kolam ikan sudah terbangun," rinci Nata di Palembang, Kamis (14/11/2019).

Selain membangun sejumlah fasilitas di atas, RRR juga turut membangun satu tempat ibadah umat muslim atau mushola.

Nata mengakui, sebelumnya RRR tidak pernah berencana membangun mushola. Namun, banyaknya calon penghuni yang mayoritas muslim mau tidak mau memaksa manajemen RRR untuk membangun mushola.

Menurut ia, warga sejatinya hanya meminta tanah saja dan mereka sendiri yang akan membangun. Bahkan penghuni sudah membuat panita. Tapi developer bersikukuh ingin membangun mushola.

"Yang kita ingin berpartisipasi ikut membangun. Masa mereka doang yang mendapat pahala,” ujar Nata sembari tersenyum.


Selain pembangunan fasilitas, RRR juga telah menyelesaikan sekitar 110 unit rumah bertipe 38 dan 48. Saat ini, sudah ada 30 unit rumah yang terokupasi.

"Yang menarik untuk yang tipe 48, kami deliver jadi tipe 60 dengan luas tanah 112m2,” ujar Nata. Sedang untuk rumah tipe 2 lantai, kini sudah ada 10 unit yang dihuni.

Sekarang, pengembang mulai membangun rumah dua lantai tahap kedua. Rencananya, akan ada sekitar 90 unit yang akan dibangun.

Pada pertengahan tahun lalu, pengembang juga meluncurkan tipe Elara (36/72) sebanyak 100 unit dengan harga Rp400 jutaan.

Saat ini, penjualannya sudah mencapai 30 unit. Namun lantaran faktor cuaca, pengembang mengakui akan sedikit terlambat men-deliver tipe Elara.

Awalnya pengembang menjanjikan akan melakukan serah-terima tipe ini di Juli 2020.

"Tinggal pemadatan lahan. Kemarin dari ada penurunan tanah sebanyak 12 cm. Makanya kami tunggu dulu. Konsumen pun mengerti, yang penting rumah yang dibangun hasilnya bagus,” pungkas Nata.