Pemkot Surabaya Naikkan 30% APBD Untuk Beasiswa Difabel

• Tuesday, 3 Dec 2019 - 14:40 WIB

Surabaya – Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana menyatakan, pemerintah kota menambah anggaran pendidikan mencapai 30% dari APBD.

Salah satunya fokus pada penambahan program beasiswa. Termasuk bagi para difabel. ’’Semua bisa ikut dalam test,’’ katanya seusai menjadi pembicara Seminar Nasional Pendidikan di UINSA Surabaya, Selasa (3/12/2019).

Politisi PDIP yang digadang-gadang menjadi penerus Walikota Risma dalam Pilwali Surabaya 2020 ini menyatakan, proses untuk seleksi beasiswa bagi difabel saat ini masih menjadi satu dengan umum.

Kedepan, penambahan kuota akan dilakukan khusus bagi para penyandang keterbatasan fisik, dan mental. Itu dikatakan pria yang akrab disapa WS ini agar persaingan lebih mudah.

’’Artinya disabilitas juga punya hak yang sama dengan anak normal lainnya. Jadi jangan menjadi sebuah keterbatasan,’’ terang dia.

Sementara, dalam kaitan menunjang program pendidikan bisa direalisasikan dalam gagasan WS tentang program Rp 100 juta per RT.

Ia mencontohkan, pemberian pelatihan ketrampilan bagi warga khususnya difabel, maupun penambahan tempat pendidikan di wilayah perkampungan juga bisa masuk kedalam program tersebut.

Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDIP Jawa Timur ini menambahkan, saat ini pemkot sudah menambah fasilitas pendidikan seperti taman baca  menjadi program literasi yang terus digencarkan.

’’Yang saat ini sudah ada kedepan diteruskan dan ditambah. Sehingga pemerataan fasilitas pendidikan dirasakan semua oleh warga,’’ pungkas WS. (Hermawan)