Saatnya Swasembada Daging

• Wednesday, 12 Oct 2011 - 10:56 WIB

Langkah terobosan harus terus dilakukan, dalam menciptakan swasembada daging nasional. Untuk itu, Komisi 4 DPR yang membidangi masalah pangan, mendesak pemerintah melakukan perbaikan dalam kebijakan, pengaturan sistem impor daging sapi dalam menciptakan swasembada daging.

Dalam sebuah diskusi di jakarta, Anggota komisi 4 dpr dari PDI-P, anton sihombing mengatakan, Kebijakan impor daging sapi, harus memuat ketentuan yang bersifat kewajiban. Kewajiban itu diantaranya, memuat pengimpor harus  membeli satu ekor sapi bunting dan satu ekor sapi dari masyarakat, untuk setiap pengimpor daging mentah 25 ton dan 200 ekor sapi hidup dari luar negri.

Selain itu, kebijakan baru impor daging juga harus memuat ketentuan, seorang pengimpor juga harus memiliki budi daya sapi melalui perternakan, serta rumah potong hewan yang layak dan baik.


Semnetara itu pemerhati masalah peternakan, Poltak Sitinjak mengatakan, langkah kewajiban bagi para pengimpor itu, harus dilakukan melalui perubahan peraturan mentri yang bersifat memaksa, sebab kalo hanya himbauan tidak akan berjalan efektif.

Poltak menambahkan, pengusaha harus ikut berkontribusi dalam pengembangan swasembada daging, karena partisipasi itu hanya mengambil sedikit dari keuntungan yang diperolehnya selama ini yang sangat besar.

Dengan cara memuat perbaikan, mekanisme perizinan impor daging Indonesia ,setidaknya dapat berswasembada daging paling lambat pada 2022.(MAL)