Pemerintah menganggap Remeh Batas Wilayah

• Wednesday, 12 Oct 2011 - 15:16 WIB

Kementerian Luar Negeri akan mengirimkan tim, untuk memperbaiki patok batas di tanjung datu dan camar bulan kalimantan barat yang rusak dan hilang.

Digedung dpr senayan jakarta, Mentri luar negri Marti Natalegawa  mengatakan, dua patok batas tersebut mengalami  patah dan tenggelam dan tidak mungkin ada pergeseran, karena patok tersebut bukan dari tanda2 alam saja namun berdasarkan titik koordinatnya.

Menurut Marty, tidak bisa sembarangan menggeser atau memindahkan patok batas, sebab semua ada mekanisme dan prosedur penyelesaiannya.


Mentri luar negri Marty Natalegawa menambahkan perbatasan darat antar dua negara sudah ada ketentuan dan perjanjiannya. perjanjian bukan antara Indonesia-Malaysia, tapi antara pemerintah Belanda dan Inggris pada tahun 1861, dengan titik koordinat didasarkan pada satelit dan disepakati tahun 1978. (MAL)