BSN Jamin Tabung Gas Telah Ber-SNI

• Friday, 14 Oct 2011 - 12:31 WIB

Jakarta-Badan Standarisasi Nasional menjamin standarisasi produk tabung gas, seperti tabung tabung gas 3 kg telah dilakukannya. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat lebih aman dalam menggunakan tabung gas tersebut.

"Dengan program untuk mengamankan program pemerintah 80 juta tabung gas itu untuk keamanan, telah berhasil dengan baik. Kita lihat sekarang tidak ada lagi ledakan-ledakan sepertu dulu karena penerapan standarnya berlangsung dengan baik,"kata Kepala Badan Standarisasi Nasional Bambang Setiadi "Dialog Mitra Standardisasi dan Launching Bulan Mutu NAsional 2011" di Gedung Manggala Wanabakti, Senayan, Jakarta, Jum'at (14/10).

Meski demikian diakui Bambang saat ini masih ada produk-produk di luar tabung gas yang belum menerapkan standar nasional indonesia (SNI) yang dikeluarkannya. "Ada, itu biasa dan terjadi dimana-mana. Karena itulah kita berjuang untuk menggunakan standar nasional Indonesia,"pungkasnya.

Menurutnya dengan penerapan setiap produk harus ber-SNI, negara telah diuntungkan. "Kita punya tujuh ribu SNI,"tandasnya.

Hari ini sendiri diperingati sebagai Hari Standar Dunia yang diperingati oleh seluruh negara anggota International Organization for Standarization, International Electrotechnical Commission, dan International Telecommunication Union. Diharapkan dengan peringatan ini terjadi peningkatan kesadaran industri, konsumen dan regulator mengenai pentingnya standarisasi dalam perkembangan ekonomi global.

Selain itu, diberikan penghargaan kepada PT. WIKA Beton yang menjadi penerap The ISO Methodology Assesing The Economic Benefit of Standards, Tim Universitas Indonesia sebagai peraih juara kedua dalam International Case Study Competition on Standarization dan Universitas Trisakti dan Universitas Diponegoro sebagai Pilot Implementation APEC SCSC Educatio Guideline on Standarization.

Sementara itu, menyongsong Bulan Mutu Nasional pada bulan November juga akan diluncurkan Bulan Mutu Nasional 2011. Hal ini sebagai wujud kepedulian dan kecintaan para stakeholder standarisasi akan peningkatan mutu produk nasional yang dihasilkan bangsa Indonesia.(MAN)