Dokter Farhan Zubedi: Butuh 4 Minggu Tentukan Efek Pembersih Wajah

ANP • Sunday, 9 Jun 2024 - 23:43 WIB

Jakarta - Dokter lulusan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh dr. Farhan Zubedi menyatakan bahwa butuh waktu dua sampai empat minggu untuk menentukan efek dari sebuah pembersih wajah (facial wash) yang digunakan cocok atau tidak pada kulit.

“Kalau face wash ada kandungan AHA, PHA dengan aku asumsi ini konsentrasinya rendah, karena ini face wash itu dua sampai empat minggu biasanya baru kelihatan. Tapi kalau pakai ampoule atau serum itu empat sampai delapan minggu (efeknya baru kelihatan) dari banyak penelitian,” kata Farhan dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu.

Pria yang juga menjalani profesi sebagai konten kreator kesehatan tersebut menuturkan langkah pertama untuk mengetahui cocok tidaknya pembersih wajah yang digunakan dapat dimulai dari menghilangkan seluruh pemakaian produk perawatan kulit (skin care).

Mulai dari pelembab, serum, ampoule, toner, sheet mask sampai exofiliating pads semuanya butuh dihentikan sementara supaya dapat benar-benar dipastikan apakah kulit menjadi lebih sehat dan bersih memang berasal dari efek pembersih wajah atau produk lainnya.

Kalaupun ingin menggunakan produk lain, ia menyarankan agar pengguna hanya menggunakan pelembab setelah membersihkan wajah.

Hal selanjutnya yang dapat dilakukan adalah dengan melihat efek jangka pendek dan panjangnya. Bila kulit mengalami kemerahan, timbul rasa gatal hingga iritasi, produk tersebut dapat dikatakan tidak cocok untuk jenis wajah penggunanya.

Sementara untuk jangka panjangnya, pengguna dapat memastikan kondisi kulit wajahnya di pagi hari.

“Ketika bangun pagi dilihat, kulitnya berminyak sekali atau kering sekali. Jadi dua itu, malamnya setelah pakai, paginya dilihat lagi, itu akan kelihatan. Pokoknya hilangkan semua skin care dulu agar kita tahu efeknya berasal dari mana,” ujar medical doctor itu.

Dalam kesempatan tersebut Farhan turut menjelaskan bahwa pembersih wajah memiliki fungsi yang berbeda dengan serum. Pembersih wajah hanya ditujukan untuk membersihkan kulit wajah dari berbagai kotoran yang menempel selama berkegiatan.

Sementara serum merupakan salah satu produk kecantikan yang fungsinya ditujukan untuk mencapai keinginan penggunanya. Misalnya supaya warna kulit jauh lebih merata, tidak kusam dan lebih terhidrasi.

“Jadi manfaat serum itu sebenarnya lebih ke setelah pembersih wajah. Tapi biasanya untuk tahu cara kerjanya bagaimana itu berdasarkan penelitian untuk produk perawatan pribadi yang paling banyak itu rentang empat sampai delapan minggu,” ujar Farhan yang kini juga sedang merintis karir sebagai seorang penyanyi itu.

Kiat Beauty Vlogger Tasya Farasya agar kulit bersih
Pemengaruh kecantikan Tasya Farasya berbagi cara yang dia lakukan untuk merawat kulit, yaitu melakukan double cleansing untuk memastikan kulitnya benar-benar bersih dari berbagai kotoran.

Double cleansing, membersihkan wajah dalam dua tahap, membuat Tasya Farasya merasa jauh lebih tenang untuk memastikan kulitnya bersih.

Saat berbicara dalam diskusi kecantikan bersama Wardah di Jakarta, Minggu, dia mengaku menyukai menggunakan cleansing balm (pembersih berbentuk balsam) untuk tahap pertama, kemudian melanjutkan dengan menggunakan pembersih jenis lain, terutama ketika kulitnya terasa berminyak.

Sedangkan jika kulit sedang kering, Tasya Farasya biasanya hanya menggunakan air bersih untuk membersihkan wajahnya dan mengurangi pemakaian exfoliating pad.

Percakapan soal double cleansing bermula ketika Tasya Farasya bercerita pernah mengalami jerawat dan kulit wajah tidak sehat akibat terlalu sering berganti skincare (perawatan kecantikan) dalam waktu yang berdekatan.

“Jawabannya pastinya pernah banget karena aku mencoba hampir semua produk yang diluncurkan di Indonesia," kata Tasya Farasya.

Kondisi tersebut dan sempat membuat dia merasa frustasi karena kondisi kulit yang tak kunjung membaik. Selain berjerawat, kulitnya juga mengalami kemerahan, bruntusan dan merasakan sensasi panas hingga terbakar.

“Aku juga pernah mengalami chicken skin karena habis dari luar negeri, itu juga pernah. Ternyata ujung-ujungnya memang harus balik ke perawatan kulit dasar,” ujar saudara kembar dari Tasyi Atthasiya itu.

Masalah wajahnya belum usai, Tasya mengaku pernah memperburuk kondisi kulitnya dengan menggunakan exfoliating pad yang seharusnya digunakan untuk membersihkan kulit mati secara efektif. 

Seharusnya, kata dia, saat itu dia menggunakan pelembap untuk menghidrasi kulitnya yang kering, ditambah dengan rajin membersihkan wajah menggunakan sabun cuci wajah dan tabir surya pada pagi hari.