Jakarta Masih Diminati Masyarakat untuk Ajang Family Gathering

MUS • Sunday, 7 Jul 2024 - 10:44 WIB

Jakarta - Di masa-masa akhir status sebagai Ibu Kota Negara, Jakarta masih diminati masyarakat luar kota untuk berlibur. Akomodasi yang memadai, aneka tempat wisata serta kemeriahan car free day di jalan Thamrin – Sudirman cukup menjadi daya tarik masyarakat dari luar daerah untuk berkunjung ke Jakarta.

Salah satunya, sebuah komunitas keluara besar The Martodiwiryan Clan, yang melakukan kegiatan Family Gathering di Jakarta pada 6-7 Juli 2024. Komunitas keluarga yang anggotanya tersebar di berbagai daerah ini, memilih Jakarta sebagai kota tempat acara karena dinilai memiliki fasilitas yang memadai serta wisata dengan sensasi menarik.

Larasati, salah satu anggota The Martodiwiryan Clan yang mengikuti family gathering ini menyebutkan, “Kami keluarga besar yang domisilinya tersebar di berbagai kota. Dengan berkumpul di Jakarta, tentunya sangat memudahkan. Hal ini karena  disini kami bisa mendapatkan akomodasi yang baik serta berbagai sensasi hiburan yang tidak ada di daerah. Terlebih lagi, car free day Jakarta di Jl Thamrin sangat menarik bagi kami yang selama ini tinggal di daerah."

Ditemui disela-sela car free day Jakarta pada minggu 7/7/2024, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang ini menyebutkan, “Famili Gathering bagi keluarga kami merupakan agenda setiap 4 tahun sekali, dan untuk tahun ini kami memilih Jakarta sebagai lokasi pertemuan. Dengan anggota keluarga sekitar 100 orang, kami menjadikan car free day Jakarta sebagai kegiatan utama dalam family gathering ini. Selain itu, kami juga mencoba naik sarana transportasi umum seperti Trans Jakarta, LRT dan MRT, serta mengunjungi Kawasan Ancol yang memberikan hiburan menarik bagi keluarga kami yang selama ini tinggal di daerah. Dengan family gathering, harapan kami keluarga besar akan terus terjaga kebersamaannya meskipun tinggal di berbagai daerah.”

Apa yang dilakukan komunitas keluarga The Martodiwiryan Clan ini bisa merupakan cerminan, tentang menariknya kota Jakarta.

Berbagai kelas hotel yang tersebar berbagai lokasi, tempat wisata dan hiburan yang lengkap, sarana transportasi yang memadai bahkan bisa menjadi ajang wisata seperti LRT dan MRT, akan menjadi sebuah daya tarik yang tidak dimiliki dareah lain. 

Selain itu, kedatangan masyarakat dari luar Jakarta, juga memberikan dampak ekonomi bagi daerah. Hal ini bisa dilihat dari okupansi hotel, restoran dan cafe dari sisi pendapatan pajak, serta pendapatan bagi UMKM yang menggelar dagangan di sela-sela car free day.

Sebagai catatan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta pernah menyebut di tahun 2023 sebanyak 40 juta wisatawan lokal berkunjung ke Jakarta.